BPKN RI Minta Harga Tiket Turun dan Pasokan BBM Dinormalkan Saat NATARU dan Libur Sekolah

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, Mediakarya — Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) mendesak pemerintah dan seluruh pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum Natal, Tahun Baru (NATARU), dan musim libur sekolah untuk mencari keuntungan berlebihan yang merugikan konsumen.

Hal ini disampaikan Ketua BPKN RI, Mufti Mubarok pada kunjungan kerja ke provinsi Riau. Mufti yang juga Wakil Ketua Umum KADIN indonesia menegaskan bahwa hingga saat ini masyarakat masih dihadapkan pada berbagai persoalan klasik setiap musim liburan, mulai dari harga tiket transportasi yang mahal, antrean panjang BBM, hingga pelayanan publik yang belum sepenuhnya ramah konsumen.

“Momentum libur panjang jangan dijadikan ajang aji mumpung. Negara harus hadir memastikan harga tetap wajar, pasokan BBM aman, dan pelayanan kepada konsumen berjalan dengan baik,” tegas Mufti Mubarok, dalam keterangannya di Jakarta.

BPKN RI menyoroti mahalnya harga tiket transportasi, khususnya angkutan udara domestik. Mufti menyebut kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan publik karena dalam beberapa kesempatan, harga tiket ke luar negeri justru lebih murah dibandingkan penerbangan dalam negeri.

“Ini ironi yang terus berulang. Mengapa terbang ke luar negeri bisa lebih murah dibandingkan ke daerah sendiri? Artinya ada persoalan serius dalam struktur biaya dan kebijakan tarif yang harus dievaluasi secara menyeluruh,” ujar Mufti.

Menurut BPKN, evaluasi tidak boleh bersifat sementara, tetapi harus menyentuh struktur tarif, komponen biaya, pengawasan batas tarif atas, hingga transparansi harga kepada konsumen.

“Konsumen berhak tahu apa yang mereka bayar. Transparansi harga tiket adalah kewajiban pelaku usaha dan pemerintah,” tambahnya.

Baca Juga:  BPIP Susun Materi Ideologi Pancasila untuk Diplomat

Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang di SPBU

Selain harga tiket, BPKN RI juga menerima berbagai laporan masyarakat terkait kelangkaan BBM di sejumlah daerah yang berdampak pada antrean panjang di SPBU, terutama di jalur mudik dan kawasan wisata.

Mufti menegaskan bahwa dalam momentum libur panjang, pasokan BBM harus dipastikan aman dan merata, serta tidak boleh ada kelangkaan yang merugikan masyarakat.

“Antrean panjang BBM bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal hak konsumen. Jangan sampai ada kelangkaan, baik karena persoalan distribusi maupun dugaan kelangkaan buatan,” kata Mufti.
BPKN meminta pemerintah dan Pertamina memperkuat pengawasan distribusi BBM, khususnya di daerah tujuan wisata dan jalur strategis.

Pelayanan Transportasi Harus Lebih Berkeadilan

Dalam sektor transportasi udara, laut, dan darat, BPKN RI mengingatkan agar pelaku usaha meningkatkan kualitas pelayanan selama NATARU dan libur sekolah.

  • Mufti menekankan pentingnya:
  • Ketepatan waktu keberangkatan
  • Informasi yang jelas dan akurat kepada penumpang
  • Mekanisme kompensasi jika terjadi keterlambatan atau pembatalan
  • Pelayanan yang manusiawi dan tidak diskriminatif

“Konsumen bukan hanya penumpang, tapi warga negara yang dilindungi undang-undang. Hak-hak mereka tidak boleh diabaikan,” tegas Mufti.

Sektor Pariwisata Harus Ramah Konsumen
BPKN RI juga menyoroti sektor pariwisata. Mufti meminta pengelola destinasi wisata tidak menaikkan harga tiket masuk, parkir, atau jasa lain secara tidak wajar selama musim liburan.

“Fasilitas wisata harus aman, nyaman, dan adil bagi konsumen. Jangan sampai liburan berubah menjadi beban karena praktik harga yang tidak masuk akal,” tutup Mufti

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:24 WIB

Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB