PBB Gelar Aksi Solidaritas Tolak Rasisme Dan Diskriminasi

- Editor

Kamis, 27 Januari 2022 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Ribuan orang dari Organisasi masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) menggelar aksi solidaritas sebagai protes atas pernyataan Edy Mulyadi yang diduga melontarkan ujaran berbau rasis dan kebencian kepada masyarakat Kalimantan, juga pernyataan Komisi III DPR RI Arteria Dahlan yang diduga mendiskreditkan suku Sunda.

Aksi Orasi yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Pemuda Batak Bersatu, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan. Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Kamis 27 Januari 2021 ini turut didukung oleh 3 (tiga) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) penyanggah yakni Jawa Barat, DKI Jakarta dan Provinsi Banten beserta seluruh Jajaran tingkat DPC, PAC, serta Ranting.

Seperti di ketahui Edy Mulyadi menjadi buah bibir ketika statementnya mengatakan bahwa provinsi Kalimantan yang akan menjadi Ibukota Negara Indonesia adalah tempat jin buang anak.

Hal ini membuat DPP Pemuda Batak Bersatu (PBB).menyatakan sikap bahwa pernyataan Edy Mulyadi bisa memecah kerukunan dan kebhinekaan Negara Republik Indonesia.Kata Ketua umum DPP PBB Lambok F Sihombing saat orasi menyampaikan Orasi.

“Kami dari PBB mengecam keras sodara Edi Mulyadi, Statemennya viral yang mengatakan bahwasanya ibu kota yang baru adalah pembuang anak jin,”ucap Lambok

Baca Juga:  Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI Romy Wijayanto Raih Penghargaan 10 Most Popular CFO Tahun 2023

“Saya berharap pihak kepolisian untuk tidak tebang pilih untuk melakukan proses hukum, karena gerakan hari ini merupakan bentuk solidaritas kami sebagai anak bangsa dan kalo tidak ada kepastian hukum Edy Mulyadi, maka kami PBB akan melakukan aksi,” Ucap Lambok.

Dirinya bersama para Ketua DPD Provinsi Jakarta, Banten dan Jawa Barat akan mengawal proses hukum Edy Mulyadi sampai kelar dan masuk ketahap pengadilan.

Ditempat yang sama Sekertaris Umum Adat Dayak DKI Jakarta, Lawadihnusa saat orasi mengucapkan terima kasih kepada Organisasi PBB yang membantu mendorong proses hukum Edy Mulyadi.

“Saya sangat berterimakasih kepada PBB, ini sama seperti persaudaraan, walaupun beda suku dan budaya, tapi kita tetap satu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” Ucap Lawadihnusa.

Sebagai masyarakat asli Dayak, Lawadihnusa ingin Edy Mulyadi dihukum secara adat, karena sudah menimbulkan keresahan dan rasisme yang bisa membuat perpecahan antar suku, umat dan ras Negara Republik Indonesia.

“Saya perwakilan masyarakat Dayak inginkan hukum secara adat Dayak kepada Edy Mulyadi. Kami juga mengajak kepada organisasi budaya untuk menjaga toleransi dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di Indonesia,” Ucap Lawadihnusa. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
PMB 2026 Oleh UM Indonesia Gunakan Cara Tak Biasa
Legenda Persija Nur’alim Jabrik Apresiasi Turnamen Gatet Cup 2026
Datangkan Eks Persija Jakarta Mulki Hakim ke Pejuang Putra FC, Ketua FKRW Se Kelurahan Sangat Mengapresiasi.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Selasa, 22 September 2026 - 07:26 WIB

Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB