Airlangga Siap Berlaga, Prabowo Harus Legowo

- Penulis

Senin, 22 November 2021 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar AIrlangga Hartarto bersma Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo SUbianto. (Ist)

Ketua Umum Partai Golkar AIrlangga Hartarto bersma Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo SUbianto. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya– Direktur eksekutif Center for Public Policy Studies (CPPS) Indonesia, Bambang Istianto mengungkapkan, dari sejumlah nama bakal calon presiden (Capres) yang santer dibicarakan di ruang publik sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai  memiliki keunggulan dibandungkan tokoh lain.

Bambang menilai Airlangga Hartarto memiliki kapasitas kepemimpinan yang sudah teruji. Hal itu dibuktikan saat Partai Golkar menghadapi gejolak, namun mantan menteri perindustrian itu dapat menyelesaikan persoalan internalnya dengan elegan, kondusif dan demokratis.

“Hal ini yang membedakan dengan Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra. Tantangan yang dihadapi sosok yang saat ini menjabat Menhankam relatif kecil. Karena dalam manajemen partai bergaya komando dan sentralistik sehingga mencerminkan kurang demokratis,” ujar Bambang kepada wartawan Senin (22/11/2021).

Sedangkan Anies Baswedan, meski telah memiliki sejarah di birokrasi pemerintahan tapi Anies dinilai minim pengalaman memimpin sebuah organisasi politik yang tensi konfliknya sangat tinggi, artinya dalam manajemen konflik belum teruji seperti Airlangga.

“Demikian pula jika kita membandingkan para pendamping calon presiden misalnya Puan Maharani. Meskipun berpengalaman menduduki posisi strategis seperti pernah menjadi Menteri Koordinator, Ketua DPR dan wakil ketua partai, politisi PDIP itu belum menunjukkan prestasi yang menonjol. Selain itu sosok Puan cenderung terbiasa nyaman di menara gading dan tidak dekat dengan rakyat kecil,” imbuh Bambang.

Baca Juga:  TKN: Prabowo Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM untuk Memajukan Ekonomi

Sedangkan Capres lain seperti AHY yang digadang-gadang sebagai calon pendamping Anies Baswedan, lanjut Bambang, banyak kalangan menilai sosoknya memang cerdas dan sebagai ketua partai tapi minim pengalaman di lapangan baik di birokrasi dan politik, sehingga sering disebut sebagai pemimpin yang prematur.

Lanjut Bambang, meski sejumlah lembaga survei mengunggulkan Ganjar Pranowo, namun sosok yang saat ini menjabat gubernur Jawa Tengah itu tengah menghadapi persoalan di internal partainya.

Dimana berdasarkan informasi yang berkembang, DPP PDI-P akan mendorong Puan Maharani sebagai Capres yang diusung oleh partai berlambang banteg moncong putih itu.

“Namun demikian saya berpendapat bila Airlangga berpasangan dengan Ganjar maka kontestasi politik di Pilpres 2024 nanti akan seru.  Dan bisa dipastikan pasangan Airlangga-Ganjar jadi pesaing terberat Prabowo-Puan,” tuturnya.

Oleh karenanya Bambang menilai dari sejumlah tokoh yang bakal maju pada Pilpres mendatang Airlangga Hartarto sosok yang paling siap berlaga dibandingkan calon lain.

“Kalau saya sarankan agar Pak Prabowo lebih mendorong calon lain dan itu harus legowo atau menjadi king maker. Karena beberapa kali nyalon kalah terus. Apalagi ada niat berkoalisi dengan PDIP. Harusnya Gerindra belajar dari pengalaman masa lalu saat maju dengan Megawati. saat itu kan kalah melawan SBY-JK,” pungksnya. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:24 WIB

Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB