Antisipasi Menggilanya Omicron, Begini Saran CPPS Indonesia

- Editor

Minggu, 9 Januari 2022 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur eksekutif center for public policy studies (CPPS) Bambang Istianto.

Direktur eksekutif center for public policy studies (CPPS) Bambang Istianto.

JAKARTA, Mediakarya – Direktur eksekutif Center for public policy studies (CPPS) Indonesia Bambang Istianto mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru Omicron.

Bambang mengatakan, pemerintah harus belajar dari awal masuknya virus Covid-19 ke Indonesia awal tahun 2019 lalu.

Oleh karenanya, Bambang meminta kepada pemerintah agar membuat strategi penanganan varian baru Omicron, dan mengimbau agar masyarakat tetap tenang namun waspada, mengingat pemerintah sudah punya pengalaman menangani Covid 19.

Untuk itu, Bambang berharap agar pemerintah tidak membuat kebijakan yang membuat panik masyarakat.

“Jika tindakan pemerintah berlebihan dikhawatirkan dipersepsikan oleh masyarakat pemerintah punya kepentingan lain misalnya baik politik dan ekonomi,” ujar Bambang dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

Baca Juga:  Pengamat Menduga Ada Kesalahan Prosedur dalam Uji Coba Pengoperasian LRT

Sebab, pemerintah sudah memberikan vaksin kepada masyarakat cukup masif sehingga membuat percaya diri masyarakat imunitasnya terhadap varian lain.

Karena, kata dia, kebijakan yang tepat sasaran itulah yang menjadi dambaan publik. Sebab masyarakat percaya saat ini pemerintah lebih bijak dalam menangani munculnya varian baru ini.

“Kebijakan melarang bepergian ke luarnegeri boleh jadi bisa menghemat devisa jika keperginnya hanya sekedar wisata dan bukan kepentingan produktif,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun
Prabowo Setujui Tunjangan Khusus Dokter Spesialis 30 Juta Tiap Bulan
Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
Aktivis Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Gagasan Menteri PKP Konyol
Hampir Satu Dekade Tak Kunjung Diterapkan, Kebijakan Cukai MBDK Resmi Digugat ke PTUN
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 02:38 WIB

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Selasa, 1 September 2026 - 02:26 WIB

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 02:15 WIB

Prabowo Setujui Tunjangan Khusus Dokter Spesialis 30 Juta Tiap Bulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Berita Terbaru

Mabes Polri (Ist)

Ekonomi & Bisnis

Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam

Selasa, 1 Sep 2026 - 05:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto

Nasional

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:38 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

Nasional

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:26 WIB