Beranda / Nasional / Senayan / Bang Juaini Terjun Langsung Pantau Kesehatan Hewan Qurban di Jakut

Bang Juaini Terjun Langsung Pantau Kesehatan Hewan Qurban di Jakut

JAKARTA, Mediakarya– Wakil Wali kota Jakarta Utara Juaini Yusuf bersama tim pemeriksa hewan dari Sudin KPKP Jakarta Utara, terjun langsung memantau lokasi-lokasi penjualan hewan qurban di Wilayah Jakarta utara.
Hal ini untuk menjaga masyarakat terhindar dari penyakit hewan Qurban.

Juaini mengungkapkan dirinya merasa perlu melihat langsung kondisi kesehatan hewan Qurban.

Setelah dinyatakan kesehatannya dan memenuhi syarat dari segi kesehatan dan juga memenuhi syarat secara Agama Islam, barulah hewan Qurban yang dijual akan memperoleh sertifikat dari Sudin KPKP Jakarta Utara.

“Jadi masyarakat yang akan membeli hewan Qurban dan di sembelih di hari raya Idul Adha nanti, sudah terjamin kondisi hewan Qurbannya,” ujar Juaini, kemarin.

Menurut Juaini, maraknya penjualan hewan Qurban jelang Idul Adha, perlu diperhatikan kesehatan dan syaratnya.

“Sehingga masyarakat menjadi lebih terjamin pada hewan Qurban yang dipilih,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Unang Rustanto mengungkapkan pihaknya memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban yang ada di wilayahnya dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

“Kami melakukan pemeriksaan dan pengawasan untuk memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam pengawasan penjualan hewan kurban ini dilakukan pengecekan administrasi daerah asal hewan kurban.

Kemudian, memastikan kondisi kesehatan dan ketentuan atau syarat kurban. Termasuk, untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Menurut dia sejauh ini, hasil semua pemeriksaan hewan kurban dalam kondisi baik dan sehat.

“Hewan yang sehat akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH),” kata dia.

Ia mengatakan total ada 1.065 hewan kurban dari 21 tempat penampungan yang tersebar di enam kecamatan telah diperiksa petugas.

Hewan kurban yang telah diperiksa di Kecamatan Cilincing di 13 lokasi sebanyak 542 ekor, Kecamatan Koja di empat lokasi ada 183 ekor, satu lokasi di Kecamatan Tanjung Priok sebanyak 200 ekor.

Kemudian di Kecamatan Kelapa Gading dua lokasi ada 109 ekor, dan Kecamatan Pademangan satu lokasi sejumlah 31 ekor.

“Kegiatan ini masih terus berproses dan jumlah hewan kurban yang kita periksa juga pasti bakal bertambah. Pada tahun lalu ada lebih dari 100 lokasi penjualan atau penampungan hewan kurban di Jakarta Utara,” ungkapnya.(dri)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *