Kapolri Tegaskan Tak Akan Berikan Ruang Bagi Aksi Premanisme di Tanah Air

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Ist)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Aksi premanisme yang berkedok organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang akhir-akhir meresahkan, lantaran kerap melakukan pemerasan dan mengintimidasi sejumlah pejabat dan pengusaha akhirnya mendapat respon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya tak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme di tanah air.

Dia menyatakan masyarakat harus menjalankan aktivitasnya dengan aman baik siang maupun malam.

“Yang jelas tentunya kaitan preman, kita tentunya tidak ingin bahwa premanisme ini membuat aktivitas masyarakat jadi resah. Kita ingin kegiatan masyarakat aktivitas berjalan dengan aman apalagi kegiatan masyarakat tidak hanya siang tapi juga malam,” kata Jenderal Sigit kepada wartawan baru-baru ini.

Dia menyebut setiap kementerian maupun lembaga telah memiliki langkah untuk mengantisipasi aksi premanisme yang mengganggu kerja instansinya.

Baca Juga:  APPBI Pastikan Pusat Perbelanjaan Terapkan Prokes Berlapis

Namun, jika dalam prosesnya terdapat perilaku kriminal, maka Polri akan langsung turun menindak.

“Di sisi lain untuk hal-hal yang tentunya bisa diselesaikan bersama, tentunya masing-masing kementerian pemerintah memiliki langkah-langkah,” jelas Sigit.

“Yang paling utama adalah terkait dengan hal-hal yang meresahkan masyarakat, apalagi mengarah ke kriminal, Polri harus turun untuk menertibkan dan (melakukan) penegakan aturan,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip dari detik.com, Polri telah menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan se-Indonesia dengan sandi ‘Penyakit Masyarakat’ (Pekat) sejak Kamis 1 Mei 2025 lalu. Operasi itu dalam rangka memberantas premanisme di Tanah Air.

Operasi itu telah gencar dilakukan di seluruh daerah. Polisi juga telah mengungkap berbagai kasus hingga menangkap para pelaku premanisme yang selama ini meresahkan masyarakat. (Hb)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
Teladan yang Membungkam, Inilah Pesan Pimpinan Ponpes Gontor di Hadapan Presiden

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 07:26 WIB

Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 01:05 WIB

Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat

Berita Terbaru