Bea Cukai dan KDM Sarawak Perkuat Kerja Sama Awasi Barang Ilegal

- Editor

Kamis, 9 Mei 2024 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAPUAS HULU, Mediakarya – Bea Cukai Nanga Badau Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat dan Kastam Diraja Malaysia (KDM) Sarawak memperkuat kerja sama dalam mengawasi peredaran atau penyelundupan barang ilegal, khususnya narkoba di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

“Kami akan kembali melakukan operasi gabungan joint task force untuk mengamankan jalur perbatasan mengantisipasi terjadinya penyelundupan barang ilegal,” kata Kepala Bea Cukai Nanga Badau Henry Imanuel Sinuraya, setelah menerima kunjungan Kastam Diraja Malaysia Sarawak, di Badau Kapuas Hulu, Kamis.

Sinuraya mengatakan hubungan kerja sama Bea Cukai Nanga Badau dan Kastam Diraja Malaysia Sarawak selama ini cukup baik dan komitmen untuk memberantas penyeludupan barang ilegal terlebih lagi terkait narkoba.

Ia menjelaskan dalam kunjungan Ketua Kastam Diraja Malaysia Sarawak ke Bea Cukai Nanga Badau telah membahas kerja sama antara Indonesia dan Malaysia serta memperkuat pengawasan di daerah perbatasan.

Baca Juga:  Hadiri Perayaan Malam Puncak HUT RI ke-77, Kades Karang Satria Serahkan Baktor Untuk Rw 20

“Kami tentu menyambut baik atas kunjungan pihak Kastam Diraja Malaysia Sarawak itu tentu itu akan semakin memperkuat hubungan baik yang sudah terjalin selama ini,” katanya, dilansir dari antara.

Dengan demikian, kata Sinuraya, operasi gabungan dalam rangka pengawasan dan pengamanan daerah perbatasan akan kembali dilaksanakan Tahun 2024 ini.

Sementara itu, Ketua Kastam Diraja Malaysia Sarawak Norizan mengatakan operasi gabungan sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyeludupan barang ilegal terutama narkoba.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Bea Cukai Badau telah menerima kunjungan kerja kami dan kami telah berbincang mengenai joint task force 2024 dan kami komitmen memperkuat hubungan kerja sama di perbatasan ini,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Klaim Pelantikan Ilegal Mencuat, Panitia Konfercab VIII GMNI Nias Selatan Tegaskan Hasil Forum Sah
Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR
Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri
Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal
Anggota PWI Aceh Utara Diduga Jadi Korban Pemukulan Oknum TNI
The Plaza Millennium Medan Gelar Millennium Green Community 2026, Dorong Kepedulian Lingkungan
Genset PLTD Meledak,  Damkar Satpol PP Nias Selatan Berhasil Padamkan Api

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Klaim Pelantikan Ilegal Mencuat, Panitia Konfercab VIII GMNI Nias Selatan Tegaskan Hasil Forum Sah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal

Berita Terbaru

Direktur INDEF Green Transition Initiative (GTI), Imaduddin Abdullah, dalam paparannya pada kegiatan site visit Renewable Ene rgy 
Zones (REZs)

Ekonomi & Bisnis

INDEF GTI Usul Program 100 GWp Tahap Satu Didorong Lewat Kawasan Industri

Sabtu, 29 Agu 2026 - 06:58 WIB