Berani Melukai Orang, Kenakalan Remaja Mengarah Pada Tindak Kriminal

- Editor

Sabtu, 12 Maret 2022 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya saat menggelar pers rilis aksi pembacokan yang dilakukan remaja usia sekolah

Polda Metro Jaya saat menggelar pers rilis aksi pembacokan yang dilakukan remaja usia sekolah

JAKARTA, Mediakarya – Kenakalan remaja di beberapa wilayah semakin mengkhawatirkan, bahkan beberapa mengarah kepada tindak kriminal. Seperti yang terjadi di Kota Depok, beberapa waktu lalu.

“Kasus ini terjadi pada hari Minggu tanggal 6 Maret 2020 pukul 01:00 wib, bertempat di kecamatan Pancoran mas kota Depok, kemudian kasus ini juga mendapat perhatian khusus dari bapak kapolda dimana beliau turun langsung ke lapangan,” kata Kombes Pol. E. Zulpan pada Jumat (11/03/22).

Ada beberapa korban yaitu S, IM dan IS dikeroyok kelompok secara tiba-tiba. Tersangka diamankan 7 orang, namun ada 2 orang yang tidak ditampilkan pada pers rilis karena positif Covid-19.

“Kemudian ada juga beberapa tersangka yang masih DPO, jadi ini tersangkanya cukup banyak, sebagian sudah ditangkap dan sebagian masih DPO,” katanya.

Penyerangan diindikasikan sebagai geng motor yang berada di wilayah kota Depok. Mereka berkeliling mencari musuh di sekitaran Pancoran Mas Depok, ketika melihat warga yang sedang berkumpul, para pelaku langsung melakukan penyerangan.

Baca Juga:  Pj Gubernur DKI Mutasi Pejabat Eselon II, Ini Respon Pengamat

“Melihat warga ada yang sedang nongkrong, saudara IM, korban langsung diserang dan dibacok oleh salah satu tersangka berinisial A yang mengakibatkan korban luka, setelah itu mereka mencari orang lain lagi untuk menjadi sasaran,” imbuhnya.

 

Setelah melakukan penyerangan di satu lokasi, mereka kemudian kembali mencari korban lain untuk diserang. Mirisnya usia mereka masih belasan dan berstatus pelajar. Barang bukti juga disita oleh petugas dari mereka berupa beberapa senjata tajam.

“Jadi ini cukup memperihatinkan, karena dari para pelaku ini kalau kita lihat dari segi usia, di bawah 20 tahun, jadi pelakunya remaja, dari kejadian ini petugas menyita beberapa barang bukti, berupa ada 4 buah celurit, 4 buah pedang yang ada di depan ini, tentunya ini senjata tajam yang sangat mematikan,” tukasnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini
KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas
FPMI Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Berantas Dugaan Oknum Bekingi Mafia Gas Subsidi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:52 WIB

KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Berita Terbaru