KOTA BEKASI, Mediakarya – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di tingkat SMA-SMK di Kota Bekasi, Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah 3 Asep Sudarsono, mengimbau agar sekolah memasang aplikasi Peduli Lindungi.
Saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Asep membenarkan hal tersebut. Ia pun menjelaskan, bahwa langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus Covid-19 di lingkungan sekolah saat pelaksanaan PTM 100 persen diberlakukan.
“Kami mengimbau kepada sekolah agar mereka minimal memasang aplikasi Peduli Lindungi tersebut,” terang Asep kepada Mediakarya, Rabu (12/1/2022).
Ia pun tidak menampik jika saat ini tidak semua sekolah di tingkat SMA-SMK memasang aplikasi tersebut. Hanya saja, ia menyarankan jika belum memasang aplikasi Peduli Lindungi agar penerapan prokesnya diperketat terhadap siswa yang nantinya akan mengikuti pembelajaran PTM 100 persennya.
“Semua sekolah memang belum memasang atau memiliki aplikasi ini dan saya mengimbau agar yang belum memilikinya agar prokesnya lebih diperketat lagi,” imbau Asep.
Ia berharap agar kedepannya pihak sekolah bisa menyediakan aplikasi Peduli Lindungi tersebut, sehingga akan memberikan informasi apakah siswanya sudah divaksin atau belum.
“Mudah-mudahan kedepannya bisa tersedia secara menyeluruh karena bisa memberikan informasi mengenai sudah atau belum siswa tersebut divaksin,” tandasnya. (apl)






