Lambang Partai Demokrat

JAKARTA, Mediakarya – Dua petinggi di ibukota, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi pada Selasa (21/9/2021) akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu berkaitan dengan dugaan korupsi pembelian lahan Munjul, yang diperuntukan pembangunan rumah DP 0 persen.

Sontak, hal itu pun menjadi perhatian semua pihak. Tak terkecuali, Ketua Fraksi Demokrat, Desie Christiyana Sari.
Politisi berparas cantik itu berharap persoalan lahan Munjul bisa cepat selesai dan dibuka seterang-terangnya.
“Mudah-mudahan KPK membuka secara transparan kasus ini. Sehingga baik eksekutif dan legislatif bisa kembali berkerja kembali,” ujarnya.

Menurutnya, PD dalam hal pemberantasan korupsi mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh KPK.
Termasuk, adanya wacana KPK yang akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan persoalan lahan Munjul.

“Kalau memang pemanggilan itu dibutuhkan, saya kira tidak ada salahnya KPK melakukan pemanggilan. Tentunya, hal ini harus dibuka selebar-lebarnya agar publik tahu persis persoalan tersebut,” katanya.

Terkait dengan pemanggilan gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang disebut-sebut bakal menjadi pasangan AHY di pilpres 2024. Ketua DPC PD Jakpus itu menilai hal yang wajar.”Beliau kan dipanggil sebagai saksi, tidak menjadi masalah lah. Lagipula 2024 masih jauh kok,” ucapnya enteng. (Ian)

By ATH1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *