Demokrat DKI Tanggapi Soal Pemanggilan Anies oleh KPK

- Penulis

Rabu, 22 September 2021 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang Partai Demokrat

Lambang Partai Demokrat

JAKARTA, Mediakarya – Dua petinggi di ibukota, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi pada Selasa (21/9/2021) akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu berkaitan dengan dugaan korupsi pembelian lahan Munjul, yang diperuntukan pembangunan rumah DP 0 persen.

Sontak, hal itu pun menjadi perhatian semua pihak. Tak terkecuali, Ketua Fraksi Demokrat, Desie Christiyana Sari.
Politisi berparas cantik itu berharap persoalan lahan Munjul bisa cepat selesai dan dibuka seterang-terangnya.
“Mudah-mudahan KPK membuka secara transparan kasus ini. Sehingga baik eksekutif dan legislatif bisa kembali berkerja kembali,” ujarnya.

Menurutnya, PD dalam hal pemberantasan korupsi mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh KPK.
Termasuk, adanya wacana KPK yang akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan persoalan lahan Munjul.

Baca Juga:  Cegah Varian Omicron, Pemkot Bekasi Tracking Swab di Stasiun

“Kalau memang pemanggilan itu dibutuhkan, saya kira tidak ada salahnya KPK melakukan pemanggilan. Tentunya, hal ini harus dibuka selebar-lebarnya agar publik tahu persis persoalan tersebut,” katanya.

Terkait dengan pemanggilan gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang disebut-sebut bakal menjadi pasangan AHY di pilpres 2024. Ketua DPC PD Jakpus itu menilai hal yang wajar.”Beliau kan dipanggil sebagai saksi, tidak menjadi masalah lah. Lagipula 2024 masih jauh kok,” ucapnya enteng. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Pernyataan Pigai Sebut Jabatan Kapolri Diisi Sipil Sarat Muatan Politik
Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya
PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta

Senin, 8 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 08:03 WIB

Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:59 WIB

Pernyataan Pigai Sebut Jabatan Kapolri Diisi Sipil Sarat Muatan Politik

Berita Terbaru