ETOS : Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Oleh Oknum Anggota DPR RI Tetap Kami Kawal

- Editor

Jumat, 12 November 2021 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah.

JAKARTA: Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute menyampaikan rasa kecewanya atas penanganan Kasus Pencabulan Anak yang dilakukan oleh oknum anggota DPR RI berinisial MM dari Fraksi PAN.

Iskandar mempertanyakan, apa karna korban adalah rakyat biasa, dan pelakunya seorang anggota DPR RI aktif menjadi seperti berjalan ditempat.

Saya sedikit kecewa dengan penanganan ini, saya tak berhenti dan berdiam kok, sampai kapan pun saya akan bela anak rakyat ini,” kata Iskandar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/11/2021).

Iskandar menuturkan, jika ia melihat kasus ini dari kacamata politik, bukan dari kacamata hukum, karena saya tidak akan pernah mau masuk ke wilayah hukum.

“Pelaku adalah orang politik, anggota parlemen itukan orang politik, itu yang menjadi sorotan saya, Saya memang kecewa tapi saya pun tak diam untuk ini,

Kasus ini hampir seperti menggantung, sama hal nya seperi kasus di Luwu yang lambat laun sirna begitu saja, Hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,

Baca Juga:  Pers Miliki Peran Penting dalam Mencerdaskan Bangsa

Kalau Rakyat korbannya maka selesai, kalau pejabat pelakunya tanpa tekanan publik maka seperti sagu tanpa minum, seret rasanya,” ujar Iskandar.

Iskandar mengatakan, terkait dengan kuasa hukum biarlah menjadi ranah kuasa hukum untuk menjalankan perannya. Iskandar tidak ingin masuk ke ranah hukum karna menurutnya tekanan politik dan tekanan publik pasti jauh lebih dahsyat nantinya.

“Kalau bicara hukum saya akan katakan saya hopeles dengan hukum kita ini sekarang. Tapi untuk membela anak ini yang sudah dirusak masa depannya, saya yakin support kawan-kawan saya, termasuk kawan-kawan media, juga dukungan publik negeri ini akan sangat membantu menyemangati perjuangan untuk anak ini, Allah SWT maha Dahsyat, saya yakin kekuatannya akan membuka ini semua,” tutur Iskandar. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju
Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia
PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira
Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter
Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:38 WIB

PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Berita Terbaru