Gus Yahya Ingatkan Caleg dan Capres Tidak Bawa Identitas NU pada Pemilu 2024

- Penulis

Selasa, 14 Maret 2023 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya

H Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya

JAKARTA, Mediakarya – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta kepada para aktor politik untuk tidak memanfaatkan para kiai NU sebagai alat meraup suara.

“Yang paling penting jelang Pemilu 2024 itu adalah bagaimana agar identitas tidak dijadikan senjata politik, termasuk identitas NU,” kata KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya saat menerima kunjungan anggota Bawaslu di kantor PBNU baru-baru ini.

Gus yahya juga berjanji bahwa pihaknya  akan sowan kepada para kiai dan mengingatkan agar tidak tergoda pada politisi.

“Jika mereka meminta doa restu, direstui saja, tapi tidak berarti bahwa politisi yang minta doa restu itu pantas didukung, harus dilihat dulu bagaimana kualitasnya,” ungkap anak sesepuh NU Rembang itu.

Menurutnya, jika para kiai memberikan dukungan tanpa melihat terlebih dulu kualitas, rekam jejak, bahkan prestasi dan gagasan dari aktor politik, dikhawatirkan menimbulkan persoalan yang merugikan.

“Kalau para kiai sembarangan dukung-mendukung politisi, maka akan mudah difitnah seolah-olah menerima sesuatu dari politisi tersebut. Dan, itu akan menurunkan marwah para kiai,” jelas Gus Yahya.

Baca Juga:  Negara Kita Bukan Negara Lagi

Gus Yahya juga berpesan agar soal politik identitas agar hal itu tidak terus menerus muncul pada masa-masa pemilu selanjutnya. Ia juga berharap agar para tokoh politik yang mencalonkan diri, baik sebagai calon anggota legislatif maupun calon presiden di Pemilu 2024 tidak membawa identitas NU.

“Melainkan atas nama kredibilitas masing masing, atas nama track record masing masing, kapasitas masing masing, prestasi masing masing. Jangan lalu mengatasnamakan NU,” tegas dia.

Hal ini ditujukan agar persatuan dan keharmonisan dalam masyarakat dapat terus dipertahankan walaupun di tengah kompetisi politik sekeras apapun.

“Dalam kompetisi nanti jangan sampai ada cara-cara yang memperalat identitas sebagai senjata,” imbuhnya.

Antisipasi penggunaan politik identitas, tambah dia, perlu andil seluruh pihak, termasuk kesadaran perilaku dari kalangan elite politik.

“Segala bentuk aktivitas politik terutama menjelang kontestasi sedianya harus berpikir tentang keselamatan bangsa dan masyarakat,” tegas Gus Yahya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Berita Terbaru

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ekonomi & Bisnis

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:22 WIB

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB