Picu Ketegangan di Teluk, Iran Peringatkan Negara Eropa Tak Kirimkan Kapal Perangnya ke Selat Hormuz

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kqpal tanker yang melintasi selat hormuz (Foto: Ist)

Kqpal tanker yang melintasi selat hormuz (Foto: Ist)

TEHERAN, Mediakarya – Negara-negara Eropa diminta tidak mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz. Otoritas Iran menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan campur tangan kekuatan eksternal terkait keamanan jalur air strategis tersebut.

Dalam pesan yang diunggah di jaringan X-nya pada Minggu (10/5/2026), Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Hukum dan Urusan Internasional Kazem Gharibabadi menanggapi keputusan Prancis dan Inggris untuk mengirimkan kapal militer ke wilayah tersebut.

Dia menegaskan, bahwa Republik Islam adalah satu-satunya negara yang dapat membangun keamanan di selat ini, baik dalam masa perang maupun damai.

Merujuk pada rencana kedua negara Eropa tersebut, ia menulis bahwa Prancis telah mengumumkan pengiriman kapal induknya, Charles de Gaulle, ke Laut Merah dan Teluk Aden, sebagai persiapan untuk kerja sama bersama Paris-London di masa depan di Selat Hormuz.

Baca Juga:  Hasto Dituntut 7 Tahun Penjara, PDIP Belum Bahas Pergantian Sekjen

Sementara itu, tambahnya, pemerintah Inggris telah mengatakan akan mengirimkan salah satu kapal perangnya ke Laut Merah, bersama dengan Prancis.

Dengan menyatakan bahwa Iran tidak akan mengizinkan campur tangan apa pun di perairannya, Gharibabadi memperingatkan bahwa pengerahan dan pengiriman pasukan dari luar kawasan di sekitar Selat Hormuz, dengan dalih melindungi pelayaran, hanya akan memperburuk krisis.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa militerisasi jalur air vital tersebut akan dianggap sebagai upaya untuk menutupi akar sebenarnya dari ketidakamanan di kawasan itu, merujuk pada perang AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran. (Adt)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru