Ini Penjelasan Dokter Terkait Virus Varian Baru Tersebut

- Penulis

Selasa, 14 Desember 2021 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Virus omicron yang merupakan varian baru dari virus Covid-19, mulai mengancam dunia. Terkait hal tersebut, dokter Hadyan Rahmat yang juga Komisioner KPAD Kota Bekasi memberikan penjelasannya.

Kepada Mediakarya.id, Selasa (7/12/2021), dokter Hadyan Rahmat pun menjelaskan, omicron varian baru yang cukup cepat ditetapkan oleh WHO dalam kategori VOC (atau varian berbahaya). Sedangkan varian delta yang angkanya seperti kemarin saja ditentukan dalam kategori VOC ditemukan di India pada Oktober 2020 dan baru dimasukkan dalam kategori VOC pada 11 Mei 2021.

Tetapi, omicron ini hanya 17 hari sejak ditemukan sudah dimasukkan dalam kategori ini. Memang dalam banyak hal, bukan sekedar tentang mematikan atau tidaknya, tapi juga bicara ke hati-hatian.

“Semakin cepat virus ini ditetapkan dalam varian VOC, maka kajiannya, penelitiannya, lebih jauh dan tentu pencegahannya akan lebih maksimal,” ujarnya.

Lanjut dokter Hadyan, apakah virus ini bahaya?. Menurutnya, karena virus ini memiliki spike (spike protein ini seperti connector antara virus dan tubuh kita) yang beda dengan varian yang lain, jadi ada kekhawatiran bahwa varian ini cukup bahaya.

Baca Juga:  Buruh di Kabupaten Bekasi Tuntut Kenaikan Upah Minimum

“Secara garis besar, bedanya varian ini dengan varian lainnya dimana di dalam spikenya tersebut karena varian ini memiliki punya 30 lebih spike,” ungkapnya melanjutkan.

Untuk itu, melihat hal ini, tentu yang pertama bicara antisipasi adalah ikhtiar prokes kita agar lebih perhatikan lagi.

“Karena sudah mulai kendor, ayo kita kembali seperti semula yang lebih ketat penerapan prokesnya, jangan lupa yang namanya cuci tangan, pakai masker, jaga jarak tetap diperhatiin,” pesannya.

Lanjut dia, setelahnya ikhtiar, vaksinasi juga jangan lupa, karena terkait virus ini masih bisa ditanggulangi dengan vaksin vaksin yang ada dan tentu juga masih harus selalu update dengan info terkait virus tersebut karena setiap menit akan banyak info baru dari virus ini.

Saat dikonfirmasi apakah PCR masih bisa mendeteksi omicron tersebut, ia menuturkan, tentu PCR adalah test yang masih dipakai untuk memvalidasi virus Covid-19 termasuk varian ini.

“Jadi, info yang beredar terkait PCR ga bisa mendeteksi itu bisa dibilang kurang tepat. Memang harus lebih teliti pemeriksaannya, tapi bukan berarti ga bisa dideteksi,” tukasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta
Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan
H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34 WIB

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WIB

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB