ITPLN Dorong Transisi Energi Lewat Pemanfaatan Energi Suhu Laut OTEC

- Editor

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ITPLN memperkenalkan teknologi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC).

ITPLN memperkenalkan teknologi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC).

JAKARTA, Mediakarya – Institut Teknologi PLN terus memperkuat komitmennya sebagai kampus transisi energi melalui pengenalan teknologi energi terbarukan berbasis kelautan kepada mahasiswa. Salah satunya dilakukan lewat kuliah tamu bertema potensi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) sebagai sumber energi masa depan.

Kegiatan yang diselenggarakan Program Studi D-III Teknik Mesin Sekolah Vokasi ITPLN tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (7/5/2026) dengan tajuk “Potensi Ocean Thermal Energy Conversion sebagai Energi Terbarukan Masa Depan”.

Kuliah tamu ini menjadi bagian dari upaya ITPLN dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai teknologi energi bersih sekaligus mendorong lahirnya inovasi di sektor energi berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Dekan Fakultas Teknologi Kelautan Universitas Darma Persada, Muswar Muslim, menjelaskan bahwa teknologi OTEC memanfaatkan perbedaan suhu antara air laut permukaan dan air laut dalam untuk menghasilkan energi listrik.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan teknologi tersebut karena berada di wilayah tropis dengan karakteristik suhu laut yang mendukung.

“Yang utama dalam OTEC bukan gelombang laut, melainkan perbedaan suhu antara air laut permukaan dan air laut dalam,” ujar Muswar.

Ia menjelaskan, suhu air laut permukaan di daerah tropis umumnya berada pada kisaran 25 hingga 30 derajat Celsius. Sementara suhu air laut dalam pada kedalaman ratusan hingga ribuan meter berkisar antara 4 sampai 10 derajat Celsius.

Baca Juga:  Pangdam XVII/Cenderawasih: Ada Wacana Penambahan Kodam di Tanah Papua

Perbedaan suhu itu dimanfaatkan dalam sistem pembangkit listrik berbasis siklus tertutup menggunakan amonia sebagai fluida kerja.

Prinsip dasar teknologi OTEC: ΔT=T permukaan − T laut dalam

Muswar menerangkan, air laut hangat digunakan untuk menguapkan amonia melalui alat penukar panas. Uap amonia bertekanan kemudian dimanfaatkan untuk memutar turbin yang terhubung dengan generator listrik.

Setelah proses tersebut, uap amonia didinginkan menggunakan air laut dingin dari kedalaman hingga kembali menjadi cair dan digunakan kembali dalam siklus tertutup.

Kuliah tamu ini dipandu Kepala Program Studi D-III Teknik Mesin ITPLN, Istianto Budhi Rahardja. Ia menilai materi yang disampaikan dapat membuka perspektif baru mahasiswa mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mendukung percepatan transisi energi nasional.

“Transisi energi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengambil peran dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.

Informasi mengenai program dan inovasi kampus dapat diakses melalui ITPLN.

Melalui kegiatan ini, ITPLN berharap mahasiswa semakin aktif mengembangkan inovasi energi bersih serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional berbasis sumber daya terbarukan. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terbaru