BEKASI, Mediakarya – Kali Cilemahabang di Kabupaten Bekasi kembali kotor dan berwarna hitam pekat. Padahal, kondisi kali ini belum lama ditinjau Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramadan ketika ada dugaan perusahaan membuang limbah di aliran kali tersebut.
Adin (33), warga Cikarang Utara mengatakan, kondisi Kali Cilemahabang sempat membaik sehari setelah dipantau Pj Bupati Bekasi. Air kali yang sebelumnya berwarna hitam pekat, berubah menjadi keabu-abuan.
“Terus pas dua hari jadi hijau. Besokannya lagi sempat coklat. Tapi warna hijau juga sudah bersih. Habis itu sudah hitam lagi,” katanya, Selasa (5/10/2021).
Sebelum dipantau Pj Bupati Bekasi, kondisi Kali Cilemahabang bukan hanya hitam pekat. Tapi juga dipenuhi sampah. Tapi kini, sampah di kali tersebut sudah berkurang karena sudah dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Bekasi.
“Sekarang enggak bau. Dulu sempat beberapa hari yang lalu kayak bau oli, karena kan saya sikat gigi, kayak ada bau oli gitu,” katanya.
Meski air Kali Cilemahabang kembali berwarna hitam pekat, warga sekitar tetap memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti mandi dan cuci pakaian.
Sebelumnya, Pj Bupati Bekasi mengunjungi warga di Kali Cilemahabang yang bewarna hitam pekat akibat pencemaran limbah pada Senin (6/9/2021) lalu. Ia menelusuri aliran sungai hingga didapati perusahaan yang jadi penyebab sumber pencemaran.
Terlihat dari saluran pembuangan bahwa limbah yang dibuang perusahaam tersebut merubah warna air dari coklat menjadi hitam pekat. (Sygy)

