Kali Cilemahabang Kabupaten Bekasi Kembali Berwarna Hitam Legam dan Bercampur Sampah

- Penulis

Rabu, 6 Oktober 2021 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kali Cilemahabang Kabupaten Bekasi yang kotor dan air berwarna hitam pekat.

Kondisi Kali Cilemahabang Kabupaten Bekasi yang kotor dan air berwarna hitam pekat.

BEKASI, Mediakarya – Kali Cilemahabang di Kabupaten Bekasi kembali kotor dan berwarna hitam pekat. Padahal, kondisi kali ini belum lama ditinjau Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramadan ketika ada dugaan perusahaan membuang limbah di aliran kali tersebut.

Adin (33), warga Cikarang Utara mengatakan, kondisi Kali Cilemahabang sempat membaik sehari setelah dipantau Pj Bupati Bekasi. Air kali yang sebelumnya berwarna hitam pekat, berubah menjadi keabu-abuan.

“Terus pas dua hari jadi hijau. Besokannya lagi sempat coklat. Tapi warna hijau juga sudah bersih. Habis itu sudah hitam lagi,” katanya, Selasa (5/10/2021).

Sebelum dipantau Pj Bupati Bekasi, kondisi Kali Cilemahabang bukan hanya hitam pekat. Tapi juga dipenuhi sampah. Tapi kini, sampah di kali tersebut sudah berkurang karena sudah dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Bekasi.

Baca Juga:  Muzani Nilai Jokowi Semakin Mempertegas Dukungan Terhadap Prabowo

“Sekarang enggak bau. Dulu sempat beberapa hari yang lalu kayak bau oli, karena kan saya sikat gigi, kayak ada bau oli gitu,” katanya.

Meski air Kali Cilemahabang kembali berwarna hitam pekat, warga sekitar tetap memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti mandi dan cuci pakaian.

Sebelumnya, Pj Bupati Bekasi mengunjungi warga di Kali Cilemahabang yang bewarna hitam pekat akibat pencemaran limbah pada Senin (6/9/2021) lalu. Ia menelusuri aliran sungai hingga didapati perusahaan yang jadi penyebab sumber pencemaran.

Terlihat dari saluran pembuangan bahwa limbah yang dibuang perusahaam tersebut merubah warna air dari coklat menjadi hitam pekat. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mangkrak, Pembangunan Zona Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu Dituding hanya Gugurkan Sanksi Administrasi dari KLH
Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah Digelar di Jakarta, Kemendukbangga Soroti Fenomena Fatherless
IAW Dorong Penyidik Periksa Sejumlah Pihak yang Terlibat Skandal Korupsi Perseroda Migas Kota Bekasi
Pelimpahan Perkara Kasus Febrie Adriansyah Ujian Prosedur Hukum di Indonesia
NCW DPD Bekasi Raya Tanggapi Beredarnya Opini Negatif Terkait SPMB SMAN di Kota Bekasi
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Diduga Rangkap Jabatan di Kampus IAIB
Analis Pendidikan: Jargon SPMB Kota Bekasi Objektif, Transparan, dan Akuntabel Hanya Pepesan Kosong
Publik Diminta Tidak Terkecoh Soal Pelimpahan Berkas Jampidsus dari Polri ke Kejagung
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:07 WIB

Mangkrak, Pembangunan Zona Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu Dituding hanya Gugurkan Sanksi Administrasi dari KLH

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:29 WIB

Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah Digelar di Jakarta, Kemendukbangga Soroti Fenomena Fatherless

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:03 WIB

IAW Dorong Penyidik Periksa Sejumlah Pihak yang Terlibat Skandal Korupsi Perseroda Migas Kota Bekasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:43 WIB

NCW DPD Bekasi Raya Tanggapi Beredarnya Opini Negatif Terkait SPMB SMAN di Kota Bekasi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:55 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Diduga Rangkap Jabatan di Kampus IAIB

Berita Terbaru

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Tirto dan Kalimat yang Tidak Pernah Mati

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:50 WIB