Kasus Dugaan Korupsi Formula E DKI Jakarta Akan Dihentikan

- Penulis

Jumat, 12 November 2021 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: Google

Sumber foto: Google

JAKARTA, Mediakarya – Dugaan korupsi pada ajang balap Formula E di DKI Jakarta dalam penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, penyelidikan akan secara resmi dihentikan.

Demikian disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. Ia menyebut kasus Formula E akan dihentikan bila tidak ditemukannya unsur pidana.

“Penyelidikan ini yang dicari adalah peristiwa pidananya dulu. Apakah ada atau tidak, kalau kemudian tidak ada (peristiwa pidananya) ya tidak dilanjutkan,” kata Ali di Jakarta, Kamis (11/11/21). Seperti dikutip kompas.com

Ali menjelaskan pada prinsipnya proses penyelidikan itu ialah mencari peristiwa pidana. Pengumpulan informasi dan data akan terus dilakukan.

“Nanti ketika mencari peristiwa pidana ini ada pengumpulan data, informasi, dan bahan keterangan,” ujar Ali.

KPK juga akan memanggil pihak yang mengetahui terkait keseluruhan penyelenggaraan Formula E itu.

“Hal itu untuk memastikan apakah benar di dalam penyelenggaraan ada peristiwa pidana,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga:  Hindari Kerusakan Mata, Siswa SMAN 21 Bekasi Diperiksa Matanya

– Dugaan korupsi pada ajang balap Formula E di DKI Jakarta dalam penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, penyelidikan akan secara resmi dihentikan.

Demikian disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. Ia menyebut kasus Formula E akan dihentikan bila tidak ditemukannya unsur pidana.

“Penyelidikan ini yang dicari adalah peristiwa pidananya dulu. Apakah ada atau tidak, kalau kemudian tidak ada (peristiwa pidananya) ya tidak dilanjutkan,” kata Ali di Jakarta, Kamis (11/11/21). Seperti dikutip kompas.com

Ali menjelaskan pada prinsipnya proses penyelidikan itu ialah mencari peristiwa pidana. Pengumpulan informasi dan data akan terus dilakukan.

“Nanti ketika mencari peristiwa pidana ini ada pengumpulan data, informasi, dan bahan keterangan,” ujar Ali.

KPK juga akan memanggil pihak yang mengetahui terkait keseluruhan penyelenggaraan Formula E itu.

“Hal itu untuk memastikan apakah benar di dalam penyelenggaraan ada peristiwa pidana,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Jadi Juara Umum Pada Ajang Puteri Jabar 2026, Azizah Bikin Harum Nama Kota Bekasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:33 WIB

Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:12 WIB

Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik

Senin, 15 Juni 2026 - 16:31 WIB

Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD

Berita Terbaru