Ketua Komisi I DPR Dukung Anak Muda Kembangkan Ide Kreatif di Era Digital

- Penulis

Jumat, 24 Maret 2023 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya  – Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid mendukung anak muda Indonesia di era digital saat ini, bisa mengembangkan ide-ide kreatifnya, salah satunya menjadi konten kreator.

“Era digital ini harus menjadi kesempatan emas bagi anak muda terutama di era pandemi, industri digital menjadi peluang dalam melahirkan kreator-kreator digital. Saya juga mendukung penuh anak muda untuk memaksimalkan potensinya, salah satunya menjadi youtuber, kata Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Tren Konten Kreatif di Era Digital, Jumat (24/3).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek. Adapun nara sumber webinar ini adalah, Dirjen Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dan Konten Kreator, Amien Ashal.

Meutya Hafid yang juga politisi senior Partai Golkar itu mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak kepada berbagai sektor, salah satunya ekonomi yang terpuruk. Namun di sisi lain menurut dia, pengguna internet meningkat tajam karena masyarakat banyak beraktivitas di dalam rumah akibat pembatasan sosial.

Baca Juga:  Sekitar Seratus Calon Pengawas TPS Jalani Tes Wawancara di Pasar Rebo

“Bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda ini harus menjadi peluang untuk terus berkarya dan membuat konten dengan memanfaatkan media dan teknologi yang ada seperti YouTube, Facebook, Instagram dan media sosial lainnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, literasi digital menjadi salah satu faktor kunci memanfaatkan kesempatan atau peluang baru di tengah pergeseran teknologi. Ia memandang bahwa ruang digital sudah menjadi bagian dari realitas kehidupan manusia.

“Situasi pandemi COVID-19 memang telah mendorong masyarakat untuk terus mempercepat adopsi teknologi digital yang mengakibatkan adanya peningkatan kegiatan masyarakat yang cukup besar di ruang digital,” ujar Semuel.

Sementara itu, Konten Kreator, Amien Ashal dalam paparannya memberikan tips agar survive untuk menjadi konten kreator salah satunya adalah mempertahankan personal branding. “Viral sekali mudah tapi untuk bertahan jangka lama itu yang susah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Amien Ashal, perlu juga dibangun kedekatan dengan followers. “Dengan menciptakan atau mengikuti tren,” lanjutnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:37 WIB

Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB