Ketum PMPRI Soroti Reshuffle Kabinet,  Disumpah Pakai Kitab Suci Tapi Nistakan Isinya

- Editor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengambilan sumpah jabat sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, kemarin. (Foto: detik.com)

Pengambilan sumpah jabat sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, kemarin. (Foto: detik.com)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI), Rohimat alias Joker, menyoroti fenomena bongkar pasang Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran yang dinilainya sarat prosesi sakral namun miskin implementasi.

Menurut Joker, ironi terlihat saat prosesi pelantikan di Istana Negara, di mana para pejabat disumpah dengan Kitab Suci di atas kepala.

“Banyak di antara pejabat yang dilantik itu tidak paham isinya. Bahkan belum tentu sebulan sekali mereka membukanya. Bagaimana mungkin kitab yang dipakai untuk sumpah itu, mereka tidak tahu isinya?” ujar Rohimat kepada Mediakarya di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Ia menegaskan, sumpah jabatan bukan sekadar seremonial. Di dalam Kitab Suci terdapat larangan untuk berbohong, berkhianat, mencuri, dan memakan hak rakyat. Namun, perilaku pasca pelantikan kerap bertolak belakang.

Joker juga menyinggung maraknya tulisan Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang terpajang gagah di pintu gerbang kantor-kantor pejabat.

Baca Juga:  PMPRI Desak OJK Usut Pembobol Rekening Pekerja Perkebunan

“Tulisan itu gagah dipajang di depan, tapi nyatanya banyak di antara mereka melakukan korupsi. Banyak yang ditangkap, banyak yang terseret kasus, banyak yang menjadikan jabatan sebagai ladang bisnis keluarga dan kelompoknya,” katanya.

Menurutnya, akar persoalan tersebut karena para pejabat telah menistakan kitab sucinya sendiri. Kitab Suci hanya dijadikan alat pelantikan, bukan sebagai pedoman dalam menjalankan jabatan.

“Mereka berani bersumpah atas nama Tuhan, tapi perilakunya mengingkari sumpah itu. Integritas tidak dibangun dari tulisan di gerbang kantor, tapi dari takutnya kita kepada sumpah yang kita ucapkan di atas Kitab Suci,” tegasnya.

Joker menilai jika pejabat masih menistakan kitab sucinya, maka Zona Integritas tidak akan pernah terwujud.

“Yang ada hanya Zona Pencitraan,” pungkas  Joker.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Mantan WK MPO Golkar Jabar: Duet Bahlil-Sarmuji Bawa Golkar Naik Kelas
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik
Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai
Komisi III DPR Setujui Aklamasi Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Gantikan Listyo Sigit
Pakar Komunikasi Politik: Suara Kritis Dibungkam, Demokrasi Berhenti Bernapas
Inilah Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
DPR Minta Akses Pendidikan Merata dan Berkualitas Mendukung Penuh Masyarakat
Kepala BGN Ubah Skema Insentif SPPG Jadi Rp2.000 per Porsi, Berlaku 5 Oktober 2026

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Ketum PMPRI Soroti Reshuffle Kabinet,  Disumpah Pakai Kitab Suci Tapi Nistakan Isinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Mantan WK MPO Golkar Jabar: Duet Bahlil-Sarmuji Bawa Golkar Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Komisi III DPR Setujui Aklamasi Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Gantikan Listyo Sigit

Berita Terbaru