PMPRI Nilai Pilkada Kota Bekasi Diikuti Oleh Tiga Pasangan “Pelit”

- Editor

Rabu, 9 Oktober 2024 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kurang dari dua bulan, Kota Bekasi kembali bakal menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 27 November mendatang dan diikuti oleh tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Dari tiga paslon tersebut yakni, Heri Koswara – Solihin nomor urut 1, Uu Saeful Miqdar – Nurul Sumarheni nomor urut 2, dan Tri Adhianto – Harris Bobihoe nomor urut 3,  dinilai tidak satupun yang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang miskin ekstrim.

“Dari tiga paslon tersebut, kami menilainya hanya mengambil simpati dari partai koalisinya, sementara terkait dengan kebutuhan dasar bagi rakyat miskin ekstrim, kami melihat dari tiga paslon tersebut tidak ada yang peduli. Mereka bukan hanya pelit duit tapi juga minim gagasan,” ujar Ketua Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI), Rohimat alias Joker kepada Mediakarya, di Bekasi (9/2024).

Padahal, siapa pun yang akan ikut bursa pilkada 2024, setidaknya harus mengenal betul geografis dan karakteristik masyarakat, termasuk kearifan lokal tempat mereka berlaga.

Dengan menguasai “medan tempur”, mereka akan lebih mampu menuangkan ide/gagasan dalam visi dan misi serta program kerja yang lebih menitikberatkan pada kepentingan rakyat.

Untuk itu, solusi yang ditawarkan harus mendapat sambutan positif calon pemilih karena menyentuh pada kebutuhan laten (tersembunyi), bukan sebatas memenuhi keinginan masyarakat semata. Karena, jika dilihat dari beberapa gaya kampanye yang ditonjolkan oleh ketiga paslon tersebut hanya berorientasi jualan visi misi.

Baca Juga:  Puluhan Napi Kasus Terorisme Dipindahkan ke Nusakambangan

“Tapi bagaimana merealisasikan program yang menyentuh pada perekonomian masyarakat tidak ada satupun yang mengawalinya. Karena kami menilai ketiga paslon tersebut hanya dagang politik. Jadi orientasinya bagaimana agar dirinya dipilih. Maka wajar jika banyak kalangan menilai bahwa pilkada kota Bekasi diikuti oleh tiga pasangan pelit,” kata Joker.

Setidaknya program kerja 5 tahun ke depan menyentuh pada kebutuhan hidup layak seperti kecukupan akan pangan, sandang, kesehatan, pendidikan untuk putra/putri mereka minimal sampai sekolah lanjutan tingkat atas, dan papan melalui program perumahan murah yang terjangkau.

Seharusnya, visi dan misi cakada Kota Bekasi tidak lepas dari kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, sehat, makmur, dan sejahtera. Oleh karena itu, bagi siapa pun yang bakal maju dalam pilkada, perlu menginventarisasi problematika yang terjadi di Kota Bekasi.

“Cakada seharusnya bukan hanya mengejar elektabilitas survei. Akan tetapi, melihat sejauh mana mereka menguasai arena, kemudian menguji kemampuan mereka dalam mengatasi problematika di tengah masyarakat Kota Bekasi yang kelak mereka pimpin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Berita Terbaru