Kompolnas Apresiasi Polres Jakbar Tangani Kasus Asisten Saipul Jamil

- Editor

Jumat, 12 Januari 2024 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi kinerja Polres Jakbar yang secara cepat menangani kasus penangkapan Steven (S)  asisten penyanyi Saipul Jamil.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada bapak Kapolres yang hari ini mengundang Kompolnas untuk memaparkan perkembangan hasil penyidikan (kasus asisten Saipul Jamil). Ini bentuk transparansi,” kata Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol Benny Mamoto dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Menurutnya pengungkapan yang dilakukan Polres Jakbar telah menjawab pertanyaan publik tentang oknum yang melakukan kekerasan terhadap asisten Saipul Jamil.

“Kami sudah menerima paparan dari awal sampai akhir perkembangan yang terkini. Dan menurut kami sudah menjawab pertanyaan publik, khususnya dari kami sendiri ketika viral banyak yang bertanya, ‘itu polisi bukan sih yang melakukan itu?’,” tutur Benny.

Benny mengatakan bahwa telah terbukti ada pihak luar atau bukan polisi yang melakukan kekerasan terhadap tersangka penyalahgunaan narkoba bernama S tersebut.

“Sudah terjawab dalam hal ini ada pihak luar yang notabene adalah korban dari lakalantas (kecalakaan lalu lintas), karena S ini mengemudikan kendaraan dengan brutal sehingga yang bersangkutan (pelaku pengeroyokan) yang melakukan kekerasan ini ikut mengejar,” kata Benny.

Baca Juga:  BNPT Siapkan Standar Layanan Informasi Publik Berkualitas

Benny menambahkan, keadaan S yang mengemudikan mobil di bawah pengaruh narkoba membuat mobil melaju brutal sehingga kemudian menabrak dan menyerempet sejumlah pengendara lain.

“Dengan hasil tes urine pemudi itu positif, berarti dia mengemudikan kendaraan dalam kondisi pengaruh narkoba,” kata Benny.

“Akhirnya muncul korban,”kata Benny.

Ia mengatakan bahwa semua pertanyaan publik sudah terjawab dan proses hukum telah dijalankan.

“Untuk anggota sendiri pun juga sudah dilakukan tindakan secara internal, secara etik. Nah ini juga akan menjawab pertanyaan publik, soal pelanggaran SOP, dan sebagainya,” kata Benny, dilansir dari antara.

Diketahui, dua warga sipil berinisial RP (26) dan I (32) ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dalam penangkapan asisten Saipul Jamil pada Jumat (5/1) lalu.

Selain itu, Tiga petugas polisi, yakni Iptu H, Iptu ZM dan Iptu AW terbukti melanggar standar operasional prosedur (SOP) dan telah dibebaskan serta akan disidang secara internal. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas
Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus
Muktamar Ke-35 NU: Antara Kehormatan Negara, Peran Tokoh dan Ujian Integritas
KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan
Hari Pelanggan Nasional 2026, Alfaland Group Perkuat Komitmen Pelayanan
Jejak Kuota Haji 2024: Dari Arab Saudi Hingga Persidangan di Jakarta
Disidak DPRD Kota Bekasi, PTMP Kebut Fasilitas Pasar Baru,

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:44 WIB

Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB

Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus

Sabtu, 5 September 2026 - 12:10 WIB

Muktamar Ke-35 NU: Antara Kehormatan Negara, Peran Tokoh dan Ujian Integritas

Sabtu, 5 September 2026 - 10:26 WIB

KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan

Berita Terbaru