Konsumsi Ikan di Kabupaten Bekasi Naik Jadi 50,76 Kg Per Kapita Berkat Program Gemarikan

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara sosialisasi Gemarikan yang diadakan di Kampoeng Kita, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/6/2025).

Acara sosialisasi Gemarikan yang diadakan di Kampoeng Kita, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/6/2025).

KAB. BEKASI – Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang terus digalakkan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi membuahkan hasil positif. Angka konsumsi ikan di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan yang signifikan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Yulia Legiana, di acara sosialisasi Gemarikan yang diadakan di Kampoeng Kita, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/6/2025).

Berdasarkan data yang dipaparkan, pada tahun 2023 angka konsumsi ikan Kabupaten Bekasi berada di angka 47 kilogram per kapita. Angka tersebut naik menjadi 50,76 kilogram per kapita pada tahun 2024.

“Gerakan Gemarikan ada tiga tempat, di Cikarang Selatan, Cibitung, dan Kecamatan Setu,” kata Yulia kepada awak media.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat Kabupaten Bekasi guna mendukung peningkatan gizi, kesehatan, dan ekonomi, sekaligus mencegah stunting pada anak-anak.

Program pembagian ikan ini ditargetkan khusus untuk kelompok rentan, yaitu ibu menyusui, ibu hamil, dan anak-anak yang terindikasi stunting. Setiap kegiatan di satu kecamatan, pihaknya memberikan 200 kilogram ikan dengan pembagian masing-masing warga menerima 2 kilogram ikan.

Baca Juga:  Target Zero Stunting, Ini Kata Ketum PP-IBI

“Kegiatan bagi ikan ini untuk ibu menyusui, ibu hamil, dan anak-anak yang terindikasi stunting. Setiap kegiatan itu satu kecamatan kita berikan 200 kilogram, masing-masing warga menerima 2 kilogram ikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi, menjelaskan kegiatan Gemarikan ini sudah berjalan dua kali di Desa Kertarahayu. Rencananya, pemberian ikan akan diberikan sebanyak enam kali.

Rudi mengapresiasi program tersebut karena tidak hanya memberikan ikan secara gratis, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan.

“Kami sangat respon sekali, sangat baiklah kegiatan. Karena tidak hanya pemberian ikannya saja, ada sosialisasinya juga buat warga kami. Edukasi bagaimana pentingnya ikan itu untuk anak-anak,” tutup Rudi. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
PMB 2026 Oleh UM Indonesia Gunakan Cara Tak Biasa
Legenda Persija Nur’alim Jabrik Apresiasi Turnamen Gatet Cup 2026

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:04 WIB

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Selasa, 22 September 2026 - 07:26 WIB

Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB