Mantan Sekjen FPI Bantah Tudingan Sebagai Penggerak Aksi Terorisme

- Editor

Rabu, 15 Desember 2021 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Foto/net

Mantan Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Foto/net

JAKARTA, Mediakarya –  Mantan Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah tudigan bahwa dirinya terlibat aksi terorisme pada 2014 silam.

Menurut dia, jika dirinya telibat aksi teroris yang didukung oleh ISIS maka Presiden Widodo hingga Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang hadir dalam Aksi 212 perdana pada 2016 sudah meninggal dunia.

Munarman mengungkapkan, jika tuduhan yang disematkan pada dirinya  itu benar untuk mempersiapkan terorisme, yaitu berupa menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, atau untuk menimbulkan korban yang bersifat massal, melalui tindakan kekerasan, pembunuhan atau penghilangan nyawa, perampasan kemerdekaan, pengeboman atau perusakan fasilitas publik lainnya, maka sudah dapat dipastikan bahwa seluruh pejabat tinggi yang hadir di Monas tanggal 2 Desember 2016 tersebut sudah pindah ke alam lain.

“Sebab, kesempatan tersebut kesempatan emas bagi orang yang otaknya otak teroris dan keji,” ujar Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (15/12/2021).

Murnarman juga menjelaskan, bahwa sejumlah pejabat negara saat itu hadir dalam acara tersebut. Selain Jokowi dan Gatot, ada pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Kerja. Namun, mereka tetap aman dari awal hingga aksi 212 berakhir.

Baca Juga:  Irish Bella Pengen Punya Anak Lagi, Istri Ammar Zoni Siap Genjot Terus

“Faktanya para pejabat tinggi negara aman dan baik-baik saja. Bahkan bisa menjabat terus hingga saat ini,” ujar Munarman.

Munarman menegaskan bahwa kalau tuduhan yang menyebut dirinya adalah kader intelektual, perencana, atau penggerak orang untuk melakukan tindak pidana terorisme, maka Aksi 212 di Monas pada 2 Desember 2016 merupakan peluang emas. Sebab, seluruh pejabat hadir.

Selain itu, Munarman menyebut dirinya kerap mengunjungi pejabat negara kurun 2016-2020. Menurutnya, tak ada kejadian yang mengarah pada tindak pidana terorisme pada pertemuan-pertemuan yang ia hadiri itu.

“Padahal akses saya terhadap gedung-gedung tersebut dan terhadap para pejabat yang saya temui terhitung tanpa halangan. Akal sehat orang waras sudah pasti melihat bahwa perkara a quo hanya dagelan. Sebab, bertentangan dengan logika akal sehat,” jelasnya.

Sumber: Kumparan

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Kasus Febrie Diduga Jadi Barter atas Pengusutan Mega Korupsi Program MBG
Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi
KPK Bidik Istri Kepela Daerah Diduga Telibat dalam Pengaturan Pemenang Proyek dan Lelang Jabatan
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Perkuat Sinergitas, Kapolres Nias Selatan Kunjungi Kejari
Tersangka Febrie Adriansyah dapat Perlakuan Khusus, Independensi Penyidik Pidsus Kejagung Dipertanyakan
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kasus Febrie Diduga Jadi Barter atas Pengusutan Mega Korupsi Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WIB

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:44 WIB

KPK Bidik Istri Kepela Daerah Diduga Telibat dalam Pengaturan Pemenang Proyek dan Lelang Jabatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WIB