Home / DKI

Pasar Jaya Siapkan 146 Pasar Terapkan Pemilihan Sampah dari Sumber

- Editor

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumda Pasar Jaya meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) dan menyiapkan 146 pasar untuk menerapkan pemilahan sampah dari sumber menjelang pembatasan pengiriman sampah ke Bantargebang.

Perumda Pasar Jaya meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) dan menyiapkan 146 pasar untuk menerapkan pemilahan sampah dari sumber menjelang pembatasan pengiriman sampah ke Bantargebang.

JAKARTA, Mediakarya— Perumda Pasar Jaya meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) sebagai upaya memperkuat pengelolaan sampah dari sumber di seluruh pasar yang dikelolanya.

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mulai memperketat pengelolaan sampah menjelang pembatasan pengiriman sampah ke TPST Bantargebang mulai Agustus 2026.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata untuk menciptakan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

“Gerakan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini merupakan komitmen dan langkah nyata kita bersama untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman, baik bagi para pedagang maupun masyarakat selaku pengunjung pasar, dalam mendukung Jakarta menuju kota global,” kata Agus saat peluncuran GEBER di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).

Agus mengungkapkan, sebanyak 146 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya kini telah dilengkapi fasilitas tempat sampah terpilah sebagai langkah awal penerapan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Sebanyak 146 pasar di bawah naungan Perumda Pasar Jaya sudah dilengkapi fasilitas tong sampah pilah. Fasilitas ini disiapkan agar pemilahan sampah dapat dimulai langsung dari sumbernya,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak lagi hanya berfokus pada penanganan di hilir, tetapi harus dimulai dari kawasan yang menjadi penghasil sampah, termasuk pasar.

“Mulai Agustus 2026, Pemprov DKI Jakarta sudah tidak bisa lagi melakukan pola pembuangan sampah seperti selama ini ke Bantargebang. Karena itu, kami diminta melakukan gerakan pemilahan sampah dari sumbernya,” ucap Agus.

Sebagai bagian dari implementasi program, Pasar Jaya juga menjalankan proyek percontohan pengelolaan sampah mandiri di Pasar Induk Kramat Jati melalui kerja sama dengan LAPI ITB dan PT FDR.

Baca Juga:  Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Perumda Pasar Jaya membentuk 58 personel Satuan Tugas (Satgas) GEBER yang bertugas mengawasi, mengedukasi, sekaligus menjadi penggerak perubahan perilaku pengelolaan sampah di lingkungan pasar.

“Satgas ini akan menjadi motor penggerak, pengawas sekaligus mitra edukasi bagi seluruh warga pasar secara terus-menerus,” katanya.

Menurut Agus, keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan pemerintah dan Perumda Pasar Jaya sendiri, melainkan membutuhkan dukungan pedagang, koperasi, pengelola pasar, hingga masyarakat.

“Mengubah kebiasaan lama dan membangun budaya bersih memang memerlukan waktu serta kesabaran. Namun dengan kerja keras bersama dan konsistensi, saya optimistis pasar-pasar Perumda Pasar Jaya mampu bertransformasi menjadi pasar yang bersih, sehat, dan modern,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya, La Ode Basir, mengapresiasi peluncuran Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) dan menegaskan program tersebut harus dijalankan secara konsisten sebagai implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber.

Menurut dia, gerakan tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus berkembang menjadi budaya kerja di seluruh pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

“Gerakan ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi harus lahir menjadi sebuah kesadaran kolektif dan budaya kolektif insan Pasar Jaya. Pilah sampah harus menjadi budaya di seluruh pasar yang kita kelola,” ujar La Ode Basir.

Ia juga meminta jajaran direksi segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang terukur agar penerapan pemilahan sampah dapat dilakukan secara disiplin di setiap pasar. Selain itu, kebersihan dan keberhasilan pelaksanaan pemilahan sampah diusulkan menjadi salah satu indikator penilaian kinerja kepala pasar.

“Harus ada penilaian yang terukur di seluruh pasar. Kebersihan, kerapihan, dan gerakan pilah sampah harus masuk dalam aspek penilaian keberhasilan kepala pasar. Dengan begitu, gerakan ini benar-benar diterapkan hingga tingkat teknis dan menjadi budaya yang melekat di lingkungan Perumda Pasar Jaya,” tandasnya. (dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Legenda Persija Nur’alim Jabrik Apresiasi Turnamen Gatet Cup 2026
Datangkan Eks Persija Jakarta Mulki Hakim ke Pejuang Putra FC, Ketua FKRW Se Kelurahan Sangat Mengapresiasi.
Korps Alumni KNPI Jaktim: Program Pilah Sampah dari Rumah Kolaborasi Jumhur dan Pramono
Menuju Kota Global, Bangunan Gedung yang Ada di Jakarta Semuanya Laik Fungsi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Senin, 28 September 2026 - 10:33 WIB

Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Minggu, 20 September 2026 - 17:13 WIB

Legenda Persija Nur’alim Jabrik Apresiasi Turnamen Gatet Cup 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB