Seharusnya Pemerintah Berterima Kasih Kepada Azis Syamsuddin

- Penulis

Selasa, 28 September 2021 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Azis Syamsuddin, tersangka kasus suap DAK lampung Tengah

Azis Syamsuddin, tersangka kasus suap DAK lampung Tengah

JAKARTA, Mediakarya – Pemerintah seharusnya berterima kasih terhadap Azis Syamsuddin, tersangka kasus dugaan suap dana alokasi kuhusus (DAK) Lampung Tengah, yang saat ini mendekam di rutan Polres Jakarta Selatan, sebagai tahanan titipan KPK.

Betapa tidak, Azis dinilai sosok yang berjasa dibalik pengesahan undang-undang Omnibuslaw yang saat itu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Namun sebagai Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin saat itu sangat mendominasi sidang paripurna pengesahan UU Omnibuslaw, meski kala itu ada Ketua DPR RI Puan Maharani.

Bahkan saat ada salah satu anggota sidang dari fraksi Demokrat Benny K Harman, yang melakukan interupsi, Azis Syamsuddin seolah tidak mau menghiraukan apa yang ingin disampaikan oleh Benny.

Saat itu Azis menunjukkan kepongahannya sebagai Wakil Ketua DPR yang ngotot agar UU Omnibuslaw segera disahkan yang sejalan dengan keinginan pemerintah. Dalam hal ini pemerintah sangat diuntungkan oleh ketegasan Azis dalam memimpin sidang tersebut,” ujar direktur eksekutif center for public policy studies (CPPS) Indonesia Bambang Istianto kepada Mediakarya di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga:  Kabinet Prabowo Dinilai Masih Lebih Ramping Dibanding Pemerintahan AS

Padahal, kata Bambang, gelombang penolakan terhadap UU Omnibuslaw saat itu sangat masif di sejumlah daerah. Bahkan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa sempat menimbulkan jatuh korban. Namun pemerintah dan DPR sudah sepakat agar UU tersebut segera disahkan.

“Jadi terkait dengan kasus yang menjerat Azis saat ini, wajar sekali kalau publik melihatnya sebagai bagian keangkuhan Azis yang tidak mendengarkan aspirasi rakyat. Bahkan tidak ada satu lembaga pemerintah pun yang melindungi Azis. Barangkali konstituennya saja merasa senang dengan penangkapan Azis oleh KPK,” tandasnya. (dji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk
Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan
Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Gelar Patroli Wilayah, Satgas Damai Cartenz Dan Polres Nabire Perkuat Keamanan Wilayah
Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri
Umbu Kabunang Minta Propam Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Ririn Rifanto
Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:53 WIB

Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:56 WIB

Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:49 WIB

Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:50 WIB

Gelar Patroli Wilayah, Satgas Damai Cartenz Dan Polres Nabire Perkuat Keamanan Wilayah

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Kader Posyandu tengah memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat (Foto: Istimewa)

Headline

Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:49 WIB