PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

- Editor

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penanaman terumbu karang untuk konservasi alam di Pulau Sabira.

Proses penanaman terumbu karang untuk konservasi alam di Pulau Sabira.

JAKARTA, Mediakarya – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Konservasi Pulau Sabira: Sabira Green and Digital Lighthouse Island” yang digagas PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meraih Predikat Platinum Alignment dengan nilai 95,75 pada ajang Indonesia Green Awards 2026. Atas capaian tersebut, program ini juga ditetapkan sebagai CEPI Champion Candidate, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility itu diserahkan langsung oleh Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, di Jakarta, Rabu (29/7).

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan dapat memberikan manfaat nyata apabila dirancang secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

“Bagi PLN, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga pasokan listrik tetap andal, tetapi juga memastikan kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui Program Konservasi Pulau Sabira, kami berupaya menghadirkan solusi yang menyentuh aspek lingkungan, ekonomi, hingga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Andy.

Program Konservasi Pulau Sabira mulai dijalankan sejak 2022 sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan pulau terluar Indonesia. Program tersebut mengintegrasikan pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Pelaksanaannya juga mengacu pada standar ISO 26000 mengenai tanggung jawab sosial perusahaan dan berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs 14 tentang Ekosistem Laut.

Salah satu fokus utama program ini adalah menjaga kelestarian ekosistem pesisir Pulau Sabira. Bersama masyarakat setempat, PLN telah menanam 2.000 bibit mangrove serta melakukan transplantasi 1.600 bibit terumbu karang sebagai upaya memulihkan habitat biota laut sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari kerusakan lingkungan.

Di saat yang sama, PLN juga menghadirkan akses internet publik guna memperluas akses informasi, pendidikan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Pulau Sabira yang berada di wilayah terluar Kepulauan Seribu.

Program ini juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. PLN memperkenalkan penggunaan rumpon konservasi kepada para nelayan untuk meningkatkan efisiensi aktivitas penangkapan ikan.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Penumpang Pada Libur Panjang, Polisi Perkuat Pengaman Dermaga

Hasilnya, konsumsi bahan bakar saat melaut berhasil ditekan hingga 66 persen, dari sekitar 30 liter menjadi 10 liter dalam satu kali perjalanan. Efisiensi tersebut membantu mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.

Selain mendampingi nelayan, PLN juga mengembangkan kapasitas UMKM Menara Sabira melalui modernisasi proses pengolahan hasil laut. Pendampingan tersebut menghasilkan produk olahan yang memiliki masa simpan lebih lama, kualitas lebih baik, serta nilai ekonomi yang semakin tinggi sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

PLN turut membangun kapasitas generasi muda melalui pelatihan bagi anggota Karang Taruna Pulau Sabira sebagai pemandu ekowisata sekaligus agen konservasi lingkungan.

Melalui pendekatan Trainers Create Trainers, masyarakat dibekali kemampuan untuk menjadi pelatih bagi warga lainnya sehingga edukasi mengenai pelestarian lingkungan dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Menurut Andy, pendekatan tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan program karena masyarakat tidak lagi hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keberhasilan program ini tercermin dari lahirnya kemandirian penuh pemuda Karang Taruna Pulau Sabira sebagai garda terdepan pelindung lingkungan. Kami berharap model konservasi terintegrasi ini dapat menjadi rujukan dan direplikasi di lokasi lainnya,” katanya.

Keberhasilan Program Konservasi Pulau Sabira menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, PLN berharap model pemberdayaan yang diterapkan di Pulau Sabira dapat menjadi contoh bagi pengembangan wilayah pesisir lainnya di Indonesia.

Sementara itu, Indonesia Green Awards merupakan penghargaan yang diberikan oleh La Tofi School of Social Responsibility kepada perusahaan, institusi, maupun individu yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai inovasi berkelanjutan.

Sejak pertama kali digelar pada 2009, ajang tersebut telah menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan program keberlanjutan perusahaan di Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inisiatif lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dari Sabang hingga Merauke. (Hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan
GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Strukturalis di Nusantara Centre)

Headline

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Okt 2026 - 05:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto

Nasional

Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK

Rabu, 7 Okt 2026 - 01:56 WIB