Polresta Mamuju Tangkap Dua Pelaku Penipuan Mobil Rental

- Editor

Jumat, 7 Juni 2024 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, Mediakarya – Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Mamuju Provinsi Sulawesi Barat berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan mobil sewaan (rental) dengan menangkap dua pelaku.

“Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Mamuju berhasil menangkap dua pelaku penggelapan mobil dari salah satu tempat penyewaan atau rental mobil di Mamuju,” kata Kapolresta Mamuju Komisaris Besar Iskandar, Jumat.

Kedua pelaku penipuan dan penggelapan mobil rental yang ditangkap tersebut yakni SU (39) Warga Kabupaten Mamasa dan MM (35) warga Kabupaten Mamuju Tengah.

Pengungkapan kasus tersebut kata Kapolresta, bermula atas adanya laporan korban berinisial SN (68) dengan Laporan Polisi: LP/B/50/III/2024/SPKT/Resta Mamuju/Sulbar tanggal 15 Maret 2024 perihal dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Mamuju kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap kedua orang pelaku pada Kamis (6/6),” tegas Iskandar.

Selain menangkap pelaku, Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Mamuju lanjut Iskandar, juga berhasil menyita barang bukti, dua unit mobil yang telah dijual pelaku di Kabupaten Pinrang dan Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Saksi: SYL Minta Pejabat Kementan Mundur Jika Tak Penuhi Permintaan

Kapolresta menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap korban, aksi penipuan dan penggelapan itu bermula saat pelaku berinisial SU datang ke tempat penyewaan mobil milik SN untuk menyewa mobil selama satu bulan dengan biaya sewa Rp5 juta.

“Namun, setelah selesai masa sewa, SU tidak mengembalikan mobil dan nomer telepon genggamnya tidak bisa dihubungi sehingga SN melaporkan ke Polresta Mamuju,” kata Iskandar, dilansir dari antara.

Kemudian lanjut Iskandar, pelaku lain yang berinisial MM datang ke tempat SN untuk menyewa satu unit mobil selama dua hari dengan membayar biaya sewa Rp600 ribu.

Namun tambah Kapolresta, MM juga tidak mengembalikan mobil sewa tersebut sehingga SN kembali melaporkan kejadian itu ke Polresta Mamuju.

Kedua pelaku kata Iskandar, masih diperiksa intensif di Mapolresta Mamuju untuk dilakukan pengembangan penyidikan.

Keduanya tambah Kapolresta telah ditetapkan tersangka dengan dijerat pasal 372 dan 378 KUHPidana tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

“Kedua pelaku masih kami periksa intensif untuk mengetahui apakah masih ada korban lain,” tegas Iskandar. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Negara Darurat Cognitif Reselience
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK
MK Nyatakan Wapres Gibran Tidak Miliki Ijazah Setara SMA Luar Negeri
Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:52 WIB

KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:28 WIB

Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:56 WIB

Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Strukturalis di Nusantara Centre)

Headline

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Okt 2026 - 05:15 WIB