JAKARTA, Mediakarya – Tiiga partai politik diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold, pada Pemilu 2024 mendatang.
Tiga parpol itu adalah Partai Nasdem dengan elektabilitas sebesar 3,9 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 2,9 persen, dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 1,9 persen.
Hal tersebut berdasarkan survei Trust Indonesia Research and Consulting terkait dinamika politik dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.
Direktur Eksekutif Trust Indonesia Azhari Ardinal dalam memaparkan hasil surveinya mengatakan, bahwa tiga Parpol yang dimaksud diprediksi tidak memiliki perwakilan di parlemen Senayan pada pemilu mendatang.
Sementara itu, kata Azhari elektabilitas tertinggi masih ditempati PDI-P sebesar 21,8 persen.
Di peringkat kedua, Partai Gerindra dengan elektabilitas sebesar 17,3 persen. Kemudian disusul oleh Partai Golkar dengan elektabilitas sebesar 10,6 persen.
Di peringkat keempat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan elektabilitas sebesar 9,9 persen.
“edangkan di peringkat kelima, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas sebesar 8,1 persen. Selanjutnya, Partai Demokrat sebesar 7 persen,” ujar Azhari baru-baru ini.
Untuk diketahui, Trust Indonesia Research and Consulting telah melakukan survei pada 3-12 Januari 2022 secara tatap muka langsung. Sebanyak 1.200 responden yang dipilih untuk mengikuti survei ini.
Adapun, teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan menetapkan margin of error sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.**






