Tegas, Meski Dibombardir Oleh Israel Pimpinan Tertinggi Iran Ogah Tunduk pada AS

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan tertinggi Iran Imam Ayatollah Ali Khamenei

Pimpinan tertinggi Iran Imam Ayatollah Ali Khamenei

DUBAI, Mediakarya – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh seorang presenter televisi pada hari Rabu bahwa negaranya tidak akan menerima seruan Presiden AS Donald Trump untuk penyerahan diri tanpa syarat.

Dalam pernyataan pertamanya sejak hari Jumat, ketika ia menyampaikan pidato yang disiarkan di media pemerintah setelah Israel mulai membombardir Iran, Khamenei mengatakan perdamaian atau perang tidak dapat dipaksakan kepada Republik Islam.

“Orang-orang cerdas yang mengenal Iran, bangsa Iran, dan sejarahnya tidak akan pernah berbicara kepada bangsa ini dengan bahasa yang mengancam karena bangsa Iran tidak akan menyerah,” katanya.

“Orang Amerika harus tahu bahwa setiap intervensi militer AS niscaya akan disertai dengan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki,” imbuhnya.

Sebelumnya, dikutip dari Arabnews, ribuan orang telah keluar diri dari Teheran pada hari Rabu setelah pesawat tempur Israel mengebom kota itu semalam, dan seorang sumber mengatakan Trump sedang mempertimbangkan opsi yang mencakup bergabung dengan Israel dalam menyerang situs nuklir Iran.

Baca Juga:  Kemenkominfo Lakukan Tiga Langkah Tangani Dugaan Data DPT Bocor

Militer Israel mengatakan 50 jet tempur Israel telah menyerang sekitar 20 target di Teheran semalam, termasuk lokasi produksi bahan mentah, komponen, dan sistem produksi rudal.

Seorang sumber yang mengetahui diskusi internal mengatakan Trump dan timnya sedang mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk bergabung dengan Israel dalam serangan terhadap lokasi nuklir Iran.

Iran telah menyampaikan kepada Washington bahwa mereka akan membalas Amerika Serikat atas setiap partisipasi langsung, kata duta besarnya untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Ali Bahreini.

Ia mengatakan bahwa ia telah melihat AS terlibat dalam apa yang dilakukan Israel. *

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499
Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB