Skincare Etiket Biru Dijual Bebas, Perusahaan Bening’s Dilaporkan Ke Polisi

- Penulis

Jumat, 5 Mei 2023 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daminari (tengah) didampingi oleh Tim kuasa hukum LKBH Perempuan dan Anak Indonesia selaku kuasa hukum.

Daminari (tengah) didampingi oleh Tim kuasa hukum LKBH Perempuan dan Anak Indonesia selaku kuasa hukum.

JAKARTA, Mediakarya – Mewakili korban, Tim LKBH Perempuan & Anak Indonesia selaku kuasa hukum, melaporkan pimpinan perusahaan skin care ternama inisial B ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut tertera dengan LP / B / 2381/V/ 2023 / SPKT / Polda Metro Jaya.

Pelaporan tersebut dilakukan karena produk bening’s tersebut diduga menjual skin care etiket biru, yang mestinya tak dijual bebas dan menggunakan resep dokter.

Korbannya adalah perempuan Daminari sekitar usia (40), yang mengaku tak merasakan efek apapun setelah menggunakan skin care it selama tiga bulan.

Pengacara korban, Andi Windo menuturkan, kliennya adalah seorang ibu rumah tangga (konsumen) yang membeli produk skincare tersebut melalui aplikasi online.

“Berjalan waktu klien kami, merasa ada yang aneh dengan produk tersebut karena selama pemakaian korban tidak merasakan perubahan diwajahnya,” kata Andi Windo di Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023).

Andi melanjutkan, setelah korban berkonsultasi ternyata produk skincare yang tergolong “etiket biru” tidak dapat dijual bebas dan terlebih dahulu harus  berkonsultasi dan diperiksa oleh dokter.

“Korban tidak pernah mendapat pemberitahuan dari bening’s kalau produk skincare Brightening Night Cream dengan label etiket biru harus dikonsultasikan dan mendapatkan resep dari dokter,” jelas Fahmi.

Perlu diketahui, Etiket biru adalah penandaan obat khusus obat luar seperti salep, krim yang diberikan oleh dokter sesuai dengan kondisi pasien.

“Jadi skincare beretiket biru hanya boleh digunakan bagi pasien yang telah berkonsultasi dengan dokter, yang kemudian dokter meresepkan obat kepada apoteker,” ungkap Andi Windo.

Fahmi menyebut, korban merasa dirugikan atas penjualan produk ini, selain tidak berefek apa-apa, korban juga khawatir ada masalah di wajahnya karena tidak ada pemberitahuan harus konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Baca Juga:  Lawan Balik di Sidang, Reza Gladys Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam

Korban baru mengetahui kalau skincare etiket biru harus diperjual belikan dengan anjuran dokter setelah melihat informasi di media sosial.

Peristiwa hukum ini langsung laporkan ke SPKT polda metro jaya, pada hari ini untuk minta diproses sesuai hukum yang berlaku, laporan kami adalah terkait dugaan pelanggaran:

“Tanggal 4 Mei 2023 kami telah laporkan Dr. OP Direktur Utama perusahaan Bening’s ke Polda Metro Jaya karena perusahaannya menjual bebas produk skincare beretiket biru yang tidak sesuai aturan hukum,” ungkap Andi

Ditengah bisnis skincare yang saat ini sedang marak di masyarakat, Fahmi lantas enghimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan iklan-iklan endors artis. Harus di cek dahulu apakah produk tersebut sudah sesuai dengan anjuran dokter dan sesuai dengan aturan hukum. Mesti terlebih dahulu mendapatkan informasi lengkap soal produk tersebut aman atau tidak baik secara meterial maupun secara aturan.

“Kaena akan berbahaya kalau perusahaan skincare menjual produk yang tidak berizin lengkap bisa saja besok orang habis pakai skincare mukanya bukan putih tapi malah kusam karen tidak ada anjuran dokter,” tutup Fahmi.

Terlapor dilaporkan pasal 196 UU Kesehatan. Lalu pasal 98 ayat (3) dan asal 197 UU Kesehatan. Kemudian, Undang – Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Polda Jatim Terbitkan SP3 Terhadap Kasus yang Menimpa Yudi Utomo Imarjoko
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
SMPN 4 Tambun Selatan Raih Segudang Prestasi, dari Seni hingga Olahraga
Kendaraan Pengangkut Alat Berat Amblas, Proyek Balai Patriot Terganggu
Ssttt, Pelantikan Ketua DPRD DKI Tinggal Menghitung Hari
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:03 WIB

Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Polda Jatim Terbitkan SP3 Terhadap Kasus yang Menimpa Yudi Utomo Imarjoko

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:24 WIB

Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB