Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Tingkatkan Pendapatan Pajak di 3 Sektor

- Penulis

Selasa, 25 Juli 2023 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Fraksi keempat terbesar di DPRD DKI Jakarta, yakni Demokrat meminta Pemprov DKI meningkatkan pendapatan pajak dari tiga sektor.

Ketiga sektor itu yakni, pajak hiburan, parkir dan pajak bumi, bangunan pedesaan dan perkotaan.

“Kedepan tiga sektor pajak ini perlu ada peningkatan. Pemprov DKI Jakarta harus fokus dan bekerja ekstra keras dalam meraih target yang diinginkan,” ujar Desie Christhyana Sari kepada wartawan, Senin (24/7).

Sekretaris DPD PD DKI Jakarta itu menjelaskan, minimnya pendapatan tiga sektor pajak akan sangat mempengaruhi program pembangunan maupun belanja daerah.”Jika itu terjadi terus-menerus tentunya akan merugikan masyarakat,” bebernya.

Catatan Fraksi Demokrat di DPRD DKI, pada sektor pajak hiburan terealisasi hanya sebesar 53,28 persen. Pajak parkiran, fraksi Demokrat mencatat hanya 30,73 persen.Sementara pada pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan hanya terealisasi 80, 45 persen saja.

Baca Juga:  Politisi DKI Sebut Ulama Berperan Menekan Angka Golput di Pileg dan Pilpres 2024

“Khusus pajak hiburan, kenapa bisa begitu jauh pendapatannya dengan pajak restauran. Padahal, pasca pencabutan status pandemi covid 19, harusnya pajak yang dihasilkan bisa lebih besar dari pajak restauran,” sesalnya.

Dengan adanya catatan minor tersebut, Fraksi Demokrat menilai dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Pemprov DKI, sambung caleg incumbent dapil Jakpus itu gagal mencapai target.

Disarankan Desie, badan pendapatan daerah agar menciptakan terobosan baru dalam menyelesaikan kendala dalam mencapai target yang diinginkan.

“Kalau perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap badan pendapatan dan unit pelaksana teknis yang selalu gagal dalam merealisasikan target yang sudah ditetapkan,” pintanya.(ism)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Terkait Narasi ‘Sell Indonesia’, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Minta Singapura Intropeksi Diri
Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
PERMAHI Jakarta Timur dan BEM FH UNKRIS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Kemayoran
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

Terkait Narasi ‘Sell Indonesia’, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Minta Singapura Intropeksi Diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Berita Terbaru