Bawaslu Banten Butuh 33.000 Pengawas TPS Pemilu 2024

- Editor

Sabtu, 6 Januari 2024 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, Mediakarya – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyebutkan  Provinsi Banten membutuhkan sebanyak 33.000 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyukseskan pemilihan umum (pemilu) yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024.

Komisioner Bawaslu Banten, Liah Culiah, di Serang, Banten, Sabtu, mengatakan jumlah pendaftar hingga Jumat (5/1) sudah mencapai 70 persen atau 23.453 pendaftar.

“Untuk jumlah pendaftar hingga saat ini di Provinsi Banten sudah mencapai 70 persen dari kebutuhan 33.000 pengawas TPS,” katanya.

Liah mengatakan, untuk pendaftaran pengawasan TPS akan ditutup pada hari ini hingga pukul 23.59 WIB. Jika tidak memenuhi sesuai kebutuhan maka pendaftaran akan dilakukan perpanjangan.

“Mudah-mudahan hari ini selesai. Hari ini pendaftaran terakhir di jam 23.59 WIB untuk penerimaan berkasnya. Kemungkinan diperpanjang kalau dalam satu kelurahan di beberapa TPS tidak terpenuhi itu diperpanjang,” katanya.

Baca Juga:  Etos Indonesia Desak BKD Kabupaten Bekasi Pecat Oknum Pegawai UPTD Sampah Burangkeng 

Meski demikian Liah mengaku optimistis  jumlah pendaftar akan terpenuhi pada hari ini. Karena melihat antusias pendaftar yang begitu tinggi di setiap Kabupaten dan Kota.

“Antusiasnya luar biasa, karena kita ada ketentuan undang-undang baru tahun 2023 usia dari 21 sampai 25 tahun, jadi banyak mahasiswa pada daftar kemudian yang baru lulus sekolah, maka optimistis dapat terpenuhi,” katanya, dilansir dari antara.

Liah mengatakan, terkait aturan usia ini juga diharapkan dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti Pemilu 2019 hingga meninggal dunia.

“Mudah-mudah dengan aturan usia yang sekarang bisa menghindari yang sakit-sakit, dan untuk proses selanjutnya akan ada pengumuman administrasi, setelah administrasi wawancara seputar kepemiluan, wilayah, jumlah TPS, wilayah TPS . Yang pasti kita akan banyak soal kepemiluan,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Seorang Warga Nyaris Tewas Banjir Bandang di Fanayama
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
IPW Bersama Sejumlah Advokat Ajukan Permohonan Pihak Terkait dalam Pengujian Formil UU Polri di MK
Ketua Komisi III DPRRI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria
Aksi Cepat Tim Gabungan Evakuasi Warga dan Pelajar Terjebak Banjir Di Km. 3
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Dekati Kawasan Kawah Aktif
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkot Bekasi Belum Tetapkan PJJ

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:10 WIB

Seorang Warga Nyaris Tewas Banjir Bandang di Fanayama

Selasa, 8 September 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Selasa, 8 September 2026 - 05:51 WIB

IPW Bersama Sejumlah Advokat Ajukan Permohonan Pihak Terkait dalam Pengujian Formil UU Polri di MK

Selasa, 8 September 2026 - 05:41 WIB

Ketua Komisi III DPRRI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan

Senin, 7 September 2026 - 18:10 WIB

Aksi Cepat Tim Gabungan Evakuasi Warga dan Pelajar Terjebak Banjir Di Km. 3

Berita Terbaru

Peluncuran Buku Islam Ala Prabowo (Ist)

Opini

Islam Ala Prabowo atau Prabowo Seolah-Olah Islam?

Selasa, 8 Sep 2026 - 08:40 WIB

Headline

Seorang Warga Nyaris Tewas Banjir Bandang di Fanayama

Selasa, 8 Sep 2026 - 08:10 WIB