Islam Ala Prabowo atau Prabowo Seolah-Olah Islam?

- Editor

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Buku Islam Ala Prabowo (Ist)

Peluncuran Buku Islam Ala Prabowo (Ist)

Oleh: Yusuf Blegur

Islam itu universal dan sebagai rahmatan Lil a’lamiin. Sedangkan Prabowo itu hanya untuk dirinya sendiri, Jokowi dan keluarganya, serta oligarki dan para pengikut penjilat

Buku Islam Ala Prabowo, ia tak ubahnya sebuah karya tulis yang dipaksakan. Sebuah deskripsi yang seolah-olah ilmiah, tanpa kekayaan empiris dan tanpa keberlimpahan kebijaksanaan. Narasi kamuflasenya terlihat heroik dan religius terpampang bangga menyusuri wajah sampul. Terlalu penuh rekayasa untuk menjadi indah dan bermakna. Sayangnya, lembar demi lembar isinya jauh lebih buruk dari cover yang terlalu tebal kosmetiknya.

Bukan sekadar sejarah yang dikaburkan. Bukan pula cuma tentang kepalsuan diri. Apalagi terseok-seok merubah hitam menjadi putih. Figurnya tak akan mampu membeli waktu. Tak akan sanggup memulihkan luka yang lama dan terlanjur kering. Ia ingin merubah wajah, ingin membentuk tubuh baru yang elok lebih memesona. Sayangnya, semua dilakukan tanpa operasi batin dan kesadaran jiwa pada kelemahan sejati dalam diri. Ketika yang mabuk kekuasan dan hipokrit menyatu dengan mental yang pekat menjilat. Maka yang kotorpun diorkestrasi dan diekstrasi dicampur dengan yang suci.

Baca Juga:  Surat Cinta Abah Untuk Semua Keluarga

Buku Islam Ala Prabowo diterbitkan tak lebih sebagai upaya untuk merehabilitasi sekaligus menormalisasi sosok Prabowo yang kadung hitam kelam dan segelap-gelapnya dalam selimut kejahatan HAM, konstitusi, dan demokrasi masa lalu dan kekinian.
Ambisi kekuasaan, nafsu berbisnis untuk kekayaan ekonomi, dan gila kehormatan yang berlebihan. Membuat Prabowo tak

Penulis: Direktur Eksekutif Institute for Public Policy Strategic (IPPS) Indonesia

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ambang Batas Pilkada: Antara Pembatasan Hukum dan Ketidakpuasan Rakyat yang Terakumulasi
Mensintesakan Pemikiran Soemitro dan Mubyarto
Ditandai Kode Alam: Menanti Kemunculan Satrio Piningit
RUU Perampasan Aset: Antara Tujuan Mulia, Ketidakpastian Politik dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Arsitektur Majelis Kedaulatan Rakyat
NU dan Landscape Demokrasi
BANK Sentral Belanda Mulai Tarik Kepercayaan dari AS
UUD 1945 Cetak Biru Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Islam Ala Prabowo atau Prabowo Seolah-Olah Islam?

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Ambang Batas Pilkada: Antara Pembatasan Hukum dan Ketidakpuasan Rakyat yang Terakumulasi

Senin, 7 September 2026 - 06:44 WIB

Mensintesakan Pemikiran Soemitro dan Mubyarto

Minggu, 6 September 2026 - 16:35 WIB

Ditandai Kode Alam: Menanti Kemunculan Satrio Piningit

Sabtu, 5 September 2026 - 11:10 WIB

RUU Perampasan Aset: Antara Tujuan Mulia, Ketidakpastian Politik dan Risiko yang Harus Diwaspadai

Berita Terbaru

Peluncuran Buku Islam Ala Prabowo (Ist)

Opini

Islam Ala Prabowo atau Prabowo Seolah-Olah Islam?

Selasa, 8 Sep 2026 - 08:40 WIB

Headline

Seorang Warga Nyaris Tewas Banjir Bandang di Fanayama

Selasa, 8 Sep 2026 - 08:10 WIB