Dandim Jakbar Sebut Cuaca jadi faktor Paling Rawan di Hari Pemilihan

- Editor

Kamis, 25 Januari 2024 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Komandan Kodim 0503 Jakarta Barat Letkol Inf ES. Putra Siregar menyebutkan cuaca menjadi faktor paling rawan saat hari pemilihan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari 2024, menyusul prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika bahwa bulan itu puncak musim hujan di Ibu Kota.

“Artinya saat ini yang paling rawan mungkin berkaitan dengan cuaca. Ini yang paling utama, kalau saya beri level,” kata Putra saat ditemui di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis.

Putra menjelaskan, bahwa kerawanan cuaca yang dimaksud adalah ketika hujan turun pada hari pemilihan.

“Karena ketika pada pagi hari hujan, pertanyaannya apakah para pemilih mau hadir tempat waktu? Ini kan jadi masalah sebenarnya. Hal ini menjadi kerawanan paling penting,” kata Putra.

Menurut Putra, jika dibandingkan dengan tingkat kerawanan kerusuhan, faktor cuaca lebih penting untuk diantisipasi.

“Alhamdulillah, berkaca dari 2019 dan sampai dengan kondisi saat ini, kita di Jakarta Barat, dibilang rawan karena rusuh itu tidak seperti yang lain. Dihadapkan dengan kemungkinan kerusuhan, sebenarnya lebih agak urgen menghadapi cuaca,” kata Putra.

Lebih lanjut, Putra mengatakan bahwa potensi kerusuhan di Jakbar kecil.

Baca Juga:  Desak Dewas Periksa Setyo Budiyanto, Aliansi Seniman Ngeyel Gelar Aksi Teater "KPK Sakit Jiwa"

“Yang kedua, terkait dengan kerusuhan massa, saya bisa memberikan gambaran, untuk Jakarta Barat sangat kecil kemungkinan tersebut,” ujar Putra.

Hal tersebut berdasarkan pemetaan kerawanan yang dilakukan pihaknya bersama jajaran Pemerintah Kota Jakbar dan Polres Metro Jakbar, kecil kemungkinan terjadi kerusuhan.

“Karena sejauh ini, kita bersama seluruh pemangku kepentingan, sudah membuat peta kerawanan, prediksi beberapa kemungkinan ancaman dan beberapa kelompok-kelompok lainnya, sudah berkomunikasi. Insyaallah, Pemilu 2024 ini bisa berjalan lancar,” kata Putra, dilansir dari antara.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Jakarta Barat mengimbau warga yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golput meskipun ada kemungkinan terjadi hujan di hari pencoblosan Pemilu 2024.

“Pertama adalah kita memastikan (kehadiran warga di TPS) dengan sosialisasi kepada masyarakat, lewat RT, RW, kemudian lewat banyak badan-badan, misalnya ada FKDM,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat Endang Istianti.

Hingga saat ini, terdapat 1.946.535 warga terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Jakarta Barat dengan total 7.169 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB