Addin Jauharuddin Terpilih Menjadi Ketua Umum GP Ansor Secara Aklamasi untuk Periode 2024-2029

- Penulis

Senin, 5 Februari 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin.

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin.

 

JAKARTA,MediaKarya: Nahdlatul Ulama (NU), seluruh dan peserta Kongres XVI GP Ansor bersepakat tongkat estafet kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas diserahkan kepada Addin. Kongres XVI GP Ansor berlangsung di KM Kelud, yang berlayar dari Tanjung Priok Jakarta menuju Tanjung Emas Semarang, beberapa waktu lalu.

Addin menyampaikan akan membawa Ansor menjadi penggerak agenda besar perjuangan Nahdlatul Ulama. Dia mengungkapkan akan berfokus pada dua hal, yaitu pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan ekonomi kader Ansor.

Addin merupakan kader GP Ansor kelahiran Cirebon, Jawa Barat. Di dalam kepengurusan Pimpinan Pusat GP Ansor masa khidmah 2016-2021, Addin dipercaya mengemban amanah sebagai bendahara umum (bendum). Sebelum aktif dalam GP Ansor, Addin merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Di organisasi itu, ia bahkan pernah mengemban amanah sebagai pucuk pimpinannya, yakni menjadi Ketua Umum untuk masa khidmah 2011-2013. Di Kongres XVI GP Ansor ini juga, Addin dipercaya sebagai Ketua Pelaksana.

Baca Juga:  Airlangga: Kurikulum Pendidikan Berkarakter Kuatkan Karakter Bangsa

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Buleleng Abdul Karim Abraham menyampaikan harapannya kepada Ketum GP Ansor baru. Dia berharap Addin bisa semakin menegaskan GP Ansor sebagai organisasi kader.

“Artinya, kebesaran Ansor bukan karena ketokohan personal, tapi karena aturan organisasi harus dijalankan,” kata Abdul Karim.

Selain itu, ia berharap ada ketegasan dan seleksi yang ketat terhadap calon pengurus GP Ansor di semua tingkatan.

“Hari ini kita tahu Ansor sangat ‘menarik’, sehingga banyak orang yang tiba-tiba ingin jadi pengurus,” katanya.

Salah satu caranya, ujar Abraham, melalui pendidikan kaderisasi dan rekam jejak. Aturannya sudah ada di PD/PRT untuk persyaratan pengurus, tinggal eksekusinya.

Ketiga, positioning Ansor untuk membela masyarakat bawah dan tidak terlena pada kegiatan elite. Sementara itu, Sekretaris GP Ansor Indramayu Ahmad Dasuki berharap ketua umum terpilih dari Kongres XVI GP Ansor ini bisa menakhodai GP Ansor dengan berani dan penuh inovasi.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Pernyataan Pigai Sebut Jabatan Kapolri Diisi Sipil Sarat Muatan Politik
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
Beri Delapan Catatan Penting dalam Tata Kelola MBG, BPKN Dukung Kepala BGN Baru
Presiden Prabowo Copot Tiga Pejabat Penting di BGN
Kompolnas Award 2026, Diberikan Kepada Satker Polri Dengan Kinerja Baik
Tak Hadiri Hari Lahir Pancasila, Pengamat Singgung Ketidakpatuhan Dirut BUMD Kota Bekasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:08 WIB

Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

Beri Delapan Catatan Penting dalam Tata Kelola MBG, BPKN Dukung Kepala BGN Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:37 WIB

Presiden Prabowo Copot Tiga Pejabat Penting di BGN

Berita Terbaru