Home / DKI

Voice Note Anies-Ustadz Khoirudin Bikin Gaduh Dunia Maya

- Penulis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Saling berbalas rekaman suara (Voice Note) antara mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan ketua DPW PKS DKI Jakarta Ustadz Khoirudin beredar di publik soal tenggat (deadline) kepastian pencalonan Anies di Pilgub Jakarta bikin gaduh media sosial.

Media sosial X saat ini diramaikan dengan unggahan tentang Voice Note (VN) dari Ustadz Khoirudin.

Cuitan tersebut diunggah oleh akun @andywindarto pada Senin (12/8/2024) dan sudah ditayangkan ribuan kali hingga Selasa (13/8/2024). Cuitan ini mendapat respon beragam dari warganet. Antara lain:

“Dengan keinginan untuk tetap netral ini jelas sudah mendiskualifikasi Anies dari material pemimpin.

Pemimpin bangsa tidak akan segan menjadi partisan dan tetap mampu berdiri untuk semua golongan dan bekerja untuk bangsa keseluruhan,”tulis akun @indrakusuma

“Pks baik, Anies baik. Tapi jika berpisah mungkin jadi lebih baik,” ujar akun @yaninuang.

“Diajak jadi kader partai gak mau, hanya butuh dukungan doang.

Lha, yang kerja keras dibawah memenangkan nantinya ya kader kader partai, bahkan dengan uang uang mereka sendiri .

Mereka rela lelah letih berjuang. Apresiasi buat mereka ya memperjuangkan aspirasinya, kader yg maju,”sindir akun @SetyoWind.

“Pks akhirnya kau lelah jg berdiri di sisi perjuangan,” seloroh akun@iroel_san.

Seperti diketahui Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin membalas rekaman suara (voice note) Anies Baswedan yang sempat beredar di publik soal tenggat waktu (deadline) kepastian pencalonan di Pilgub Jakarta.

Khoirudin menjelaskan alasan munculnya pernyataan jubir PKS soal deadline kepastian tiket terhadap Anies pada awal Agustus lalu.

Baca Juga:  PKS Sebut Akan Rekomendasikan Koalisi Setelah Rapimnas

Dalam voice note tersebut, Khoirudin menyampaikan pernyataan jubir itu menyimpulkan dari fakta bahwa Anies telah diusung PKS sejak 25 Juni lalu. PKS, kata dia, telah meminta Anies untuk memastikan NasDem dan atau PKB ikut mengusung pasangan Anies-Sohibul Iman.

Khoirudin membenarkan rekaman tersebut berisikan suaranya. Tim Humas PKS mengizinkan rekaman tersebut untuk dikutip media.

“Ketika akhir Juli Presiden PKS didampingi PIC-nya menyampaikan keputusan PKS langsung ke Pak Anies soal tenggat waktu 4 Agustus, tentu bukan soal persetujuan Pak Anies terhadap Pak Sohibul Iman sebagai cawagub untuk Pak Anies, melainkan keberhasilan Pak Anies untuk mendapatkan kepastian tambahan dukungan dari partai lain,” kata Khoirudin dalam voice note tersebut, Senin (12/8/2024).

Khoirudin menuturkan Presiden PKS Ahmad Syaikhu telah menanyakan tambahan dukungan kepada Anies setelah 4 Agustus. Namun, kata dia, Anies belum mendapatkan kepastian.

“Tetapi sampai melewati tanggal 4 Agustus ketika Presiden dari PKS menanyakan hasil perjuangan Pak Anies untuk mendapatkan kepastian dari NasDem dan/atau PKS untuk mencalonkan Pak Anies ternyata Pak Anies belum bisa mendapatkan kepastian,” ujarnya.

Khoirudin pun mengungkit geliat NasDem dan PKB yang menunjukkan keengganan melanjutkan rencana pencalonan Anies.

“Sementara dari pimpinan NasDem, Pak Sahroni dan PKB, Pak Jazilul Fawaid, justru pada akhir Juli dan awal Agustus malah menyampaikan pernyataan terbuka yang mudah dipahami bahwa mereka tidak jadi, tidak melanjutkan dukungan pada Pak Anies sebagai calon gubernur di Jakarta,” katanya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gelar Workshop, PTOI DKI Jakarta Dongkrak Kualitas Terapis Olahraga
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA
Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil
Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI 
Gelar XPORIA 2026, Bank Jakarta Bangun Ekosistem Ekonomi Terintegrasi Berbasis Kolaborasi
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dorong Transformasi dari Bank Daerah Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:20 WIB

Gelar Workshop, PTOI DKI Jakarta Dongkrak Kualitas Terapis Olahraga

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA

Selasa, 28 April 2026 - 09:14 WIB

Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil

Senin, 27 April 2026 - 10:19 WIB

Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI

Berita Terbaru

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf

Megapolitan

Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Pada Agustus

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan kepada peserta pelatihan Pengelolaan Barang Milik Negara

Daerah

Mensos Ingatkan SR Untuk Jaga Barang Milik Negara

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pengamat ekonoomi Khudori

Ekonomi & Bisnis

Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:30 WIB

Mahasiswi ITPLN. (Foto: dok. ITPLN)

Departemen

Khusus Perempuan! Beasiswa YKK Dibuka hingga 16 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:20 WIB