Survei Litbang Kompas, Jelang Coblosan Pilkada Elektabilitas Pramono-Rano Makin Meroket

- Editor

Selasa, 5 November 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya-Perlahan tapi pasti. Jelang coblosan pilkafa DKI 27 November mendatang, elektabilitas cagub-Cawagub Pramono Agung-Rano Karno (Doel) makin meroket.

Yang paling anyar berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas Selasa (5/11), pasangan nomor urut 3 tersebut unggul dari pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun).

Hasil survei yang dirilis menunjukkan paslon nomor urut 3, Pramono-Rano berhasil mengangkangi dua paslon lainnya dengan dengan elektabilitas sebesar 38,3 persen. Pasangan RIDO membuntuti dengan 34,6 persen dan Dharma-Kun hanya 3,3 persen.

Kendati demikian sebanyak 23,8 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak tahu.

Baca Juga:  Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas

Adapun dari hasil survei ini persaingan antara pasangan RK-Suswono dan Pramono-Rano masih terbilang ketat. Selain itu, keunggulan juga belum signifikan lantaran masih berada dalam rentang margin of error survei sebesar 3,46 persen.

Kemudian sebanyak 56 persen responden mengaku tetap pada pilihannya dan tak akan berubah. Lalu, 39 persen responden menyebut pilihannya masih bisa berubah.

Sementara dari segi usia, pemilih yang berusia muda cenderung mendukung RK-Suswono. Untuk yang dewasa cenderung memilih Pramono-Rano.

Diketahui, survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 20 hingga 25 Oktober 2024, dengan melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta
Kodam Jaya Pastikan Tak Ada Penggusuran di Jalan Kwini VIII, Lahan Negara untuk Rumah Susun Prajurit TNI AD
Tinjau Reservoir PAM JAYA, Komisi B Dukung Langkah PAM JAYA Tekan NRW
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kodam Jaya Pastikan Tak Ada Penggusuran di Jalan Kwini VIII, Lahan Negara untuk Rumah Susun Prajurit TNI AD

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Headline

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:05 WIB