KPID Jangan Sampai Diisi Calon Bermasalah

- Editor

Sabtu, 26 April 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sebanyak 24 calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta periode 2025-2028 telah menjalani tahapan fit and proper test di Komisi A DPRD DKI pada Rabu (23/4) kemarin. Mereka terdiri dari 21 komisioner baru dan tiga petahana.

Menanggapi hal ini pengamat kebijakan publik Amir Hamzah mengungkapkan KPID Jakarta harus diisi sosok yang berintegritas dan tidak punya track record buruk.

“Proses pemilihan harus bersih dari politik primordial. Para kandidat harus diuji wawasan, kompetensi dan profesionismenya,” ujar Amir saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (26/4).

Untuk itu, lanjut Amir DPRD DKI harus jeli dalam menyeleksinya. Jangan sampai ‘kebobolan’ alias diisi sosok yang bermasalah

“Ada baiknya DPRD maupun Pemprov DKI meneliti track record 24 calon anggota KPID lebih cermat.
Bisa dicek melalui jejak digital nya, karena masyarakat juga ikut mengawasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pengamat: Usulan Pansus DPRD DKI Agar Tidak Terulang Peristiwa Kebakaran Tempat Hiburan Malam

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPID DKI Jakarta, Kawiyan mengatakan, 24 calon anggota yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan ini berasal dari praktisi penyiaran, pendidik, pendakwah, aktivis dan tokoh agama.

“Saya berharap tujuh nama yang akan terpilih nanti mampu menjalankan tugas sesuai amanat Undang Undang No. 32 Tahun 2022 tentang Penyiaran,” ujar Kawiyan.

Dia menjabarkan, salah satu tugas penting KPID yakni melakukan pengawasan terhadap konten yang disiarkan televisi dan radio.

“Jangan sampai ada konten negatif yang lolos dari lembaga penyiaran,” ungkapnya.

Ia berharap, KPID memiliki posisi tawar yang kuat terhadap lembaga penyiaran agar dapat melaksanakan amanat Undang-Undang Penyiaran yaitu menayangkan konten lokal Jakarta secara proporsional.

“Banyak konten lokal yang memiliki nilai tinggi untuk ditayangkan atau disiarkan,” paparnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kolaborasi PAM JAYA dan Pemkot JakTim, Prasarana Olahraga Tinju di Kampung Melayu Diresmikan Gubernur Pramono
Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden
Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik
Kapolri Terbaik Versi Habiburrahman Kini Jadi Tersangka Akibat Menyadap Presiden
Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI
Kapolri Didesak Tarik Semua Penyidik Polri di KPK yang Masih Setia ke Listyo Sigit
Koimisi III DPR RI Percayakan kepada Polri Ungkap Kasus Penyadapan yang diduga Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs
Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:40 WIB

Kolaborasi PAM JAYA dan Pemkot JakTim, Prasarana Olahraga Tinju di Kampung Melayu Diresmikan Gubernur Pramono

Sabtu, 7 November 2026 - 19:18 WIB

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 21:56 WIB

Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik

Jumat, 6 November 2026 - 21:37 WIB

Kapolri Terbaik Versi Habiburrahman Kini Jadi Tersangka Akibat Menyadap Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:12 WIB

Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI

Berita Terbaru

Ilustrasi  (Foto: Ist)

Opini

Polri Milik Negara Bukan Milik Kekuasaan

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:37 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (Foto: dok. Fraksi Gerindra)

Headline

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:18 WIB