Terkait Anggaran Reses, 106 Anggota DPRD DKI Bakal Diperiksa BPK

- Penulis

Rabu, 1 September 2021 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

106 anggota DPRD DKI saat diambil sumpah jabatan

106 anggota DPRD DKI saat diambil sumpah jabatan

JAKARTA, Mediakarya – Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI mulai Rabu 2 September akan melaksanakan pemeriksaan terhadap anggaran reses 106 anggota DPRD DKI Jakarta tahun anggaran 2020. Seluruh anggota DPRD DKI itu bakal dipertanyakan terkait dengan dugaan pelaksanaan reses pada pelaksaan reses tahap 1 dan 2 “Benar, 106 anggota dewan akan dipertanyakan soal penggunaan anggaran reses. Karena ada isu pelaksanaan reses yang tidak dijalankan dengan benar,” ujar sumber media ini yang tidak ingin namanya diberitakan, kemarin.

Rencananya, masih menurut sumber pemanggilan terhadap 106 anggota dewan akan dilakukan secara bergiliran.”Kabarnya  sehari akan ada pemanggilan 5 orang,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jakarta Darurat Kebakaran, DPRD Bakal Panggil Dinas Gulkarmat, Satpol PP dan PTSP DKI Jakarta

Ketua BK DPRD DKI, Nawawi mengungkapkan jika dirinya hingga kini belum mendapatkan informasi adanya pemeriksaan BPK pada 106 anggota DPRD DKI. “Saya tidak tahu soal adanya pemeriksaan oleh BPK. Saya pribadi pun belum dapat surat pemanggilan dari BPK,” ujar Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI, Achmad Nawawi, Rabu (1/9/2021).

Jika pemeriksaan itu dilakukan, kata Nawawi diharapkan anggota DPRD mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan.”Kewajiban bagi anggota dewan atau pejabat untuk mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran negara. Jadi tidak ada alasan untuk menolak pemeriksaan oleh BPK. Apalagi mrnyangkut anggaran reses dewan,” harapnya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Alasan Tak Mendasar, Pihak Kampus Unisma Bekasi Tolak Nobar Film “Pesta Babi”
Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius
DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah
ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen
Mantan Komandemen NII Wilayah Jabar: Kelompok Salafi Wahabi Berpotensi Rongrong Stabilitas Keagamaan
Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
Iran Ancam Beri Balasan Lebih Keras Jika Trump Ulangi “Kebodohan”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:43 WIB

Alasan Tak Mendasar, Pihak Kampus Unisma Bekasi Tolak Nobar Film “Pesta Babi”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:58 WIB

DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:37 WIB

ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:21 WIB

Mantan Komandemen NII Wilayah Jabar: Kelompok Salafi Wahabi Berpotensi Rongrong Stabilitas Keagamaan

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Opini

Rumah Buruh dan Janji Presiden

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:35 WIB

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Dipangkas, Pelaksanaan MBG Hanya Lima Hari dalam Sepekan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:11 WIB