CBA Cium “Aroma Busuk” Tender Jasa Building Management RSUD Kota Bekasi

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Lembaga Center for Budget Analysis (CBA) dengan tegas mengkritisi proses tender pengadaan jasa Building Management di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi yang menunjukkan indikasi kuat praktik bermasalah dan potensi kerugian negara.

Menurut Kordinator CBA, Jajang Nurjaman permasalahan adalah minimnya Persaingan Harga. Hanya 2 dari 26 peserta yang mengajukan penawaran harga.

Kemudian, dari total 26 peserta yang terdaftar, hanya 2 peserta yang mengajukan penawaran harga, yakni PT. Teknika Inti Perkasa dengan harga Rp 26,742,774,000 dan PT. Dua Raja Balohan sebesar Rp 27,455,000,000.

“Ini Artinya, hanya 7,7% dari total peserta yang bersaing secara nyata dalam tahap penawaran harga. Rendahnya partisipasi ini mengindikasikan lemahnya kompetisi yang merugikan potensi efisiensi anggaran,” jelas Jajang Nurjaman kepada Mediakarya, Senin (2/6/2025).

Selain itu, permasalah kedua adalah adanya Diskualifikasi PT. DRB dengan Alasan Kualifikasi yang Tidak Transparan. Alasan PT. DRB didiskualifikasi karena “tidak melengkapi persyaratan kualifikasi sesuai dokumen pemilihan,” meskipun harga penawarannya masih di bawah pagu sebesar Rp 27,500,000,000 dan HPS Rp 27,499,201,174.56.

“Kami mempertanyakan terkait dengan diskualifikasi ini tanpa penjelasan rinci yang mengindikasikan kemungkinan manipulasi proses guna menguntungkan satu pihak tertentu,” kata Jajang.

Selanjutnya, permasalahan yang ketiga adalah harga penawaran pemenang masih jauh dari pagu anggaran. Pemenang tender, PT.Teknika Inti Perkasa, menawarkan harga Rp 26,742,774,000 atau sekitar 2.8% lebih rendah dari pagu anggaran Rp 27,500,000,000.

Baca Juga:  Kemendagri: Waspada Penularan COVID-19 Saat Makan-Makan Halal Bihalal

“Meski terdapat penghematan nominal Rp 757,226,000, angka ini tidak sebanding dengan risiko hilangnya kompetisi sehat dan potensi kolusi,” tegas Jajang Nurjaman.

Menurut CBA tender Building Management Kurang Transparansi dan Pembuktian kualifikasi masih lemah lantaran mayoritas peserta tidak lolos tahap kualifikasi dan pembuktian, tanpa penjelasan mendetail.

Hal ini mengindikasikan kemungkinan persyaratan kualifikasi yang terlalu berat dan prosedur yang tertutup, yang berpotensi menjadi alat penyaringan yang tidak objektif.

Dan waktu proses tender yang singkat dan tidak memadai. Juga tahapan upload dokumen penawaran berlangsung hanya selama 3 hari, dari 16–19 Desember 2024, dan evaluasi administrasi hingga teknis dilakukan dalam 5 hari,dari 19–24 Desember 2024, termasuk pembuktian kualifikasi hanya dalam waktu 4 jam, pada 24 Desember 12:00-16:00.

“Durasi ini sangat terbatas untuk proses yang seharusnya membutuhkan ketelitian tinggi dan akuntabilitas,” ujar Jajang Nurjaman.

Terkait dengan persoalan tender jasa Building Management di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi tersebut, CBA mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuka penyelidikan atas pelaksanaan tender pengadaan jasa Building Management di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.

“Panggil dan periksa pihak-pihak terkait, termasuk Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono sebagai penanggung jawab APBD Kota Bekasi,” pungkas Jajang Nurjaman.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34 WIB

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WIB

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB