Oknum Pegawai UPTD TPA Burangkeng Buat Gestur Tidak Pantas saat Live TikTok di Kantor

- Editor

Minggu, 6 Juli 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar salah satu pegawai UPTD Sampah Burangkeng yang mempertontonkan tindakan tak senonoh.

Tangkapan layar salah satu pegawai UPTD Sampah Burangkeng yang mempertontonkan tindakan tak senonoh.

BEKASI, Mediakarya – Seorang oknum pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi, diduga melakukan tindakan tidak pantas saat rekan kerjanya melakukan live TikTok di kantor pada hari kerja.

Dalam foto yang beredar, terlihat seorang pegawai perempuan sedang melakukan live TikTok. Namun yang menjadi sorotan adalah pegawai laki-laki yang berada di belakangnya terlihat membuat gestur tangan yang tidak senonoh, yaitu jempol terjepit di antara jari tengah dan telunjuk sambil mengepalkan tangan. Gestur ini umumnya dianggap sebagai simbol cabul yang tidak layak dilakukan, apalagi di lingkungan kerja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (1/7/2025) sekitar pukul 12.18 WIB. Meskipun dilakukan pada jam istirahat, tindakan pegawai tersebut tetap menuai kritik karena dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan.

Baca Juga:  Mayoritas Fraksi-Fraksi di Kebon Sirih Tolak Interpelasi Formula E

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya kepada mediakarya.id menilai gestur tangan pegawai laki-laki tersebut sangat tidak pantas dan mencerminkan kurangnya profesionalisme di lingkungan kerja.

“Meskipun saat jam istirahat, tetapi tetap saja ini di lingkungan kantor pemerintahan. Ini sangat tidak etis dan memalukan nama instansi,” ujar narasumber tersebut, Ahad (6/7/2025).

Dia juga menyayangkan tindakan tersebut dilakukan saat bersama rekan kerja perempuan. “Kantor TPA kan tempat kerja, bukan tempat bermain,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD TPA Burangkeng, Samsuro Mardiansyah, mengatakan kedua pegawai tersebut merupakan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Live selesai jam kerja. Dan keduanya sedang bercanda,” kata Samsuro melalui pesan WhatsApp yang terkesan meremehkan insiden ini dengan menyebutnya sebagai bercanda. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
PMB 2026 Oleh UM Indonesia Gunakan Cara Tak Biasa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 07:04 WIB

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Berita Terbaru

Kapolres Nias Selatan saat terima perwakilan GMNI

Daerah

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:48 WIB