Ribuan Ojol Lakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Mapolres Sukabumi Kota 

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi solidaritas ojol di Sukabumi

Aksi solidaritas ojol di Sukabumi

SUKABUMI, Mediakarya – Ribuan driver ojek online (ojol) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Sukabumi Kota, Jumat (29/8/2025). Aksi ini merupakan buntut dari insiden ricuh saat demo di Petamburan, Jakarta, yang menyebabkan salah satu rekan mereka asal Sukabumi, Moh Umar Amarudin, menjadi korban luka dan Affan Kurniawan tewas tergilas kendaraan rantis.

Aksi ini sebagai bentuk solidaritas para ojol terhadap kawan sesama ojol yang menjadi korban aksi brutalitas polisi dengan cara dilindas dan disiksa saat demontrasi di Jakarta Pusat pada Kamis 28 Agustus 2025 malam.

Pantauan Media karya di lokasi, ruas Jalan Perintis Kemerdekaan dipadati pengemudi ojol sehingga arus lalu lintas ditutup sementara. Suara klakson bersahutan saat massa aksi tiba di lokasi. Mereka juga ada yang membentangkan bendera merah putih dan bendera One Piece.

Aksi pun sempat diwarnai dengan dorong-dorongan antara massa aksi dan aparat. Massa juga ada yang melemparkan botol air minum ke arah aparat.

Koordinator Lapangan Asep Saepul Ramdani mengatakan, tuntutan utama dari ojol Sukabumi adalah mundurnya Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya saat ini sebagai bentuk tanggung jawab atas kematian seorang driver ojol.

“Kami nilai bahwa Kapolri tidak ada track record positif buat kami ojol,” ungkap Asep, Jum’at 29 Agustus 2025.

Para ojol juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas seadil-adilnya kasus yang menewaskan Affan Kurniawan (21) seorang Ojol asal Jakarta. Ditegaskannya, tuntutan yang disampaikan ojol Sukabumi harus diteruskan oleh Polres Sukabumi Kota. Apabila tidak dilaksanakan, ojol akan kembali menggeruduk Polres Sukabumi Kota.

Baca Juga:  TNI AU Sebut 2 Pesawat Super Tucano Dalam Kondisi Siap Terbang

“Kedua, usut tuntas pelaku yang menggilas teman kita sehingga teman kita mati. Saya mohon dari pihak Polresta untuk segera melayangkan surat kepada Mabes Polri bahwa Kapolri harus segera turun. Cuma itu yang kami minta,” paparnya.

“Kalau seandainya tuntutan ini tidak diindahkan, kami ojol khusunya Sukabumi, indonesia umumnya akan besar-besaran melakukan demo,” ungkapnya.

Seorang ojol asal Sukabumi Moh Umar Amarudin (30) yang juga jadi korban brutalitas aparat pada Kamis 28 Agustus 2025 malam juga menjadi perhatian. Saat ini korban sedangan dirawat di RS Pelni karena mengalami luka-luka diduga akibat dipukuli aparat.

“Dia orang Kecamatan Cikidang. Informasinya patah tulang. Kalau yang meninggal orang Jakarta Barat. Tapi bagi kami siapapun itu korban kami satu aspal, kami akan mendukung teman-teman kami yang mengalami musibah itu,” pungkasnya.

Menanggapi aksi kali ini, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi mengatakan, akan menyampaikan tuntutan para ojol kepada Kapolda Jawa Barat.

“Kami akan melaporkan semua kegiatannya baik itu perkuatan, jumlah massa aksinya berapa kemudian tuntutannya apa akan kami laporkan. Jadi saya akan melaporkan kepada bapak kapolda Jawa Barat kegiatan pengamanan hari ini,” jelasnya. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih
Keterangan Kontradiktif, Cabdisdik Wilayah XIV Bantah Beri Tugas Luar Kepala SMAN 2 Mazo
Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih
Pasifnya Kehadiran Kepala Sekolah SMAN 2 Mazo Jadi Sorotan Warga
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
PMB 2026 Oleh UM Indonesia Gunakan Cara Tak Biasa
LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Selasa, 22 September 2026 - 22:39 WIB

80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih

Selasa, 22 September 2026 - 16:47 WIB

Keterangan Kontradiktif, Cabdisdik Wilayah XIV Bantah Beri Tugas Luar Kepala SMAN 2 Mazo

Selasa, 22 September 2026 - 01:05 WIB

Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih

Senin, 21 September 2026 - 20:33 WIB

Pasifnya Kehadiran Kepala Sekolah SMAN 2 Mazo Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB