Dugaan Jual Beli Proyek Pokir DPRD Sukabumi, Aliansi Pemuda Soroti Pengadaan Stiker PBI Rp750 Juta

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan Saat Mendatangi Kantor Dinsos Kab.Sukabumi

Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan Saat Mendatangi Kantor Dinsos Kab.Sukabumi

SUKABUMI, Mediakarya – Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menyoroti dugaan praktik penyimpangan dalam proyek pengadaan stiker Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Sukabumi.

Aliansi yang terdiri dari A-Nakwan, Garda, dan Gepamas tersebut menyampaikan keprihatinan serius atas indikasi adanya praktik mark-up anggaran hingga dugaan jual beli proyek yang berkaitan dengan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.

Koordinator aliansi, Rehan Ananta, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan berdasarkan hasil advokasi dan penelusuran di lapangan.

“Kami menemukan indikasi yang tidak rasional dan tidak sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, proyek pengadaan stiker PBI dengan nilai anggaran mencapai Rp750 juta dinilai tidak memiliki urgensi yang jelas serta berpotensi sarat dengan praktik penyimpangan.

Aliansi menduga proyek tersebut merupakan bagian dari program pokir salah satu anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang tidak didukung kajian akademik, kebutuhan riil, maupun urgensi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Jika benar proyek ini tidak berbasis kebutuhan yang jelas, maka patut diduga anggaran publik diarahkan untuk kepentingan tertentu, bukan kesejahteraan masyarakat,” tegas Rehan.

Baca Juga:  Wagub Jateng Dorong Sertifikasi Halal Produk UMKM

Sejumlah pertanyaan pun mencuat, mulai dari urgensi pengadaan stiker bagi penerima manfaat, efektivitas penggunaan anggaran, hingga transparansi proses tender dan pihak yang diuntungkan dari proyek tersebut.

Aliansi menilai kondisi ini menunjukkan potensi penyalahgunaan kewenangan dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Atas dasar itu, Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:

  • Mendesak DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran daerah.
  • Meminta aparat penegak hukum melakukan audit investigatif terkait dugaan mark-up dan praktik jual beli proyek.
  • Menuntut transparansi penuh dokumen perencanaan, penganggaran, dan proses tender kepada publik.
  • Mendesak pemeriksaan serta pencopotan pihak yang terbukti melanggar hukum atau etika jabatan.
  • Mendorong reformasi mekanisme pokir DPRD agar berbasis kebutuhan masyarakat dan kajian akademik.
  • Mengajak masyarakat sipil, akademisi, dan media untuk turut mengawal kasus ini.

Rehan menegaskan bahwa anggaran publik merupakan amanah rakyat yang harus digunakan secara transparan dan akuntabel.

“Ini bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi menyangkut kepercayaan publik dan potensi kerugian negara. Kami akan terus mengawal hingga ada kejelasan hukum,” pungkasnya. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

YPBJ Nilai Kemdiktisaintek Tak Jalankan Putusan MA soal Unbari
Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik
Listrik Padam, Kontrak Jalan Terus: PLN, Antara Mengurus Rakyat atau Mengurus Utang Tersembunyi?
Polres Metro Bekasi Kota Gelar OKJ, Sasar Pelaku Kejahatan Jalanan
Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih
Diduga Eksplorasi Ilegal, Sumur Pengeboran Minyak di Blang Rubek Meledak
Turnamen Voli Putri Piala Banteng 2026 Tegalbuleud Sukses Digelar, CBS One Jadi Juara
Siswa SMAN 5 Kota Bekasi Torehkan Prestasi Pada Event Savate di Nepal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:24 WIB

YPBJ Nilai Kemdiktisaintek Tak Jalankan Putusan MA soal Unbari

Senin, 25 Mei 2026 - 12:21 WIB

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Senin, 25 Mei 2026 - 11:03 WIB

Listrik Padam, Kontrak Jalan Terus: PLN, Antara Mengurus Rakyat atau Mengurus Utang Tersembunyi?

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Gelar OKJ, Sasar Pelaku Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:54 WIB

Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Foto: Ist)

Daerah

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Senin, 25 Mei 2026 - 12:21 WIB