Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

- Editor

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi pelantikan Pengurus Pusat AMPG Periode 2024-2029 (foto; dok. Mediakarya

Dokumentasi pelantikan Pengurus Pusat AMPG Periode 2024-2029 (foto; dok. Mediakarya

JAKARTA, Mediakarya – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Mohamad Ikhsan Nurjamil membantah pernyataan Said Aldi Idrus yang menyebut bahwa pergantian Sekjen AMPG melalui rapat pleno PP AMPG pada 14 Januari 2026.

Ikhsan menegaskan bahwa pada 14 Januari 2026 tidak ada pleno, megingat Ketum AMPG Said Aldi Idrus masih berada di luar negeri dalam rangka menyerahkan bantuan dari kader Golkar untuk warga Palestina. Bahkan, Ikhsan juga turut memberikan bantuan tersebut sebesar 3000 USD dan uang tunai Rp50.000.000, secara pribadi.

“Said Aldi Idrus tengah melakukan pembohongan publik guna mencari legitimasi terkait dengan pengangkatan Sekjen yang dinilai menyalahi ad/art organiasi. Jika ada pleno, siapa yang mengundang rapat. Sementara saya selaku Sekjen tidak pernah menandatangani surat undangan rapat pleno,” ungkap Ikhsan di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga:  Proyek Becakayu Akan dilanjutkan, Masyarakat Diminta Waspada Kemacetan

Ikhsan menyayangkan rapat pleno yang tidak diketahuinya itu, dan menilai bahwa semuanya merupakan pembohongan publik. terlebih lagi, pada pleno tersebut diduga ada upaya untuk menggeser dirinya sebagai Sekjen PP AMPG yang sah secara sepihak berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomo: Skep-55/DPP/GOLKAR/II/2025.

Sebelumnya, Ketum AMPG mengklaim bahwa pergantian secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Ubaidillah sebagai Sekretaris Jenderal PP AMPG periode 2024–2029 hasil revitalisasi pada momentum hari Kebangkitan Nasional. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun
Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir

Berita Terbaru