KOTA BEKASI, Mediakarya – Warga Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan meluapkan protes keras terhadap ketidakpuasan kualitas pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Mereka memprotes atas kinerja Lurah Kayuringin dengan cara memasang spanduk bertuliskan “Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Sekarang Juga” di Jalan Rajawali Raya, Perumnas 1, Bekasi Selatan.
Dhani salah seorang warga Perumnas 1 mengatakan bahwa, satu hari sebelumnya spanduk tersebut masih terlihat terbentang, namun di copot oleh orang tidak dikenal pada dini hari, Sabtu (25/7/2027).
”Kejadian pencopotan spanduk pada dini hari tadi saat saya sudah tidur. Dari hasil rekaman CCTV ada tiga orang yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor, yang mencopot spanduk itu, ” kata Dhani.
Dhani menjelaskan, protes warga RW. 002 Perumnas 1, bukan terjadi secara sepontan. Namun hampir setahun warga telah memgeluhkan persoalan pengelolaan Gedung Balai Rakyat yang berlokasi di Jalan Cendrawasih Raya No. 1, Perumnas 1 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, tidak kunjung mendapat kejelasan dari Pemkot Bekasi.
Bahkan, sebelumnya sejumlah perwakilan pengurus RT wilayah RW. 002, Perumnas 1, Kayuringin Jaya, telah meminta surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguasaan dan pengelolaan Gedung Balai Rakyat, kepada Lurah Kayuringin Jaya dan Kepala BPKAD, namun tidak kunjung diberikan.
“Pertanyaan mendasarnya sederhana, atas dasar hukum apa sarana fasilitas umum ini dikuasai dan disewakan? Sampai hari ini, tidak ada satu dokumen pun yang bisa menjawab itu,” ujar Dhani kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026)
Karena itu, menurut Dhani, spanduk yang dipasang adalah bentuk peringatan keras dari warga Perumnas 1 yang kecewa terhadap pelayanan ASN Pemkot Bekasi.
”Sudah hampir setahun warga RW. 002 Perumnas 1 tidak mendapat kejelasan dari Lurah dan Kepala BPKAD atas pengelolaan Gedung Balai Rakyat tersebut, ” tutupnya. (Boy)











