KOTA BEKASI, Mediakarya – Kasus dugaan pelecehan seksual dialami oleh seorang gadis berinisial K (19), oleh oknum ASN berinisial SA, dilaporkan korban ke Polres Metro Bekasi Kota pada 6 Oktober 2021.
Laporan polisi dengan nomor LP/B/2531/X/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya. Hal itu dibenarkan oleh Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari kepada media pada Jumat (16/10/21).
“Benar kita telah menerima laporan korban dugaan pelecehan seksual di bawah umur, meskipun saat ini korban sudah beranjak dewasa, namun kita akan tetap tindak lanjuti,” ujarnya.
Kasus tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak 2018 silam. Pelaku mengajak korban ke kantornya di Pasar Kranji Baru, kecamatan Bekasi Barat. Di lokasi itulah korban mendapat pelecehan seksual oleh pelaku, namun diakui bahwa pelaku membayar korban.
Korban melakukan persetubuhan dengan korban sejak 2018 berulang kali hingga 2020, dan saat itu korban masih di bawah umur. Serang ini korban sudah menginjak usia dewasa dan baru mengadukan kasus tersebut kepada polisi.
“Kejadian itu sudah lama,” kata Erna.
Kasus tersebut kini ditangani Polres Metro Bekasi Kota. (Mme)






