Tingkatkan Kompetensi, Kemenaker Helat Diklat Dasar

- Editor

Selasa, 2 November 2021 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Sejumlah peserta Dikdas tengah mengikuti materi yang disampaikam oleh pemateri

Sejumlah peserta Dikdas tengah mengikuti materi yang disampaikam oleh pemateri

JAKARTA, Mediakarya – Dalam mendukung kebijakan pemerintah menghadapi sembilan lompatan besar dari aspek industri, maupun dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkompeten, Kementrian Ketenagakerjaan sebagai fungsional Instruktur melaksanakan Diklat Dasar (Dikdas) Instruktur Perindustrian, dalam rangka koordinasi dan kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian meningkatkan kompetensi teknis metodologi, bertempat di Balai Diklat Industri, Yogjakarta Jawa Tengah.

Hadir sebagai penutup secara virtual online Kepala SSDM Arus Gunawan. Dan hadir secara offline (fisik) di BDI Yogyakarta, Kapusbindiklat SDMA, Dadi Marhadi dan Direktur Intala Syamsi Hari, Selasa (2/11/2021).

Terselenggaranya Diklat Dasar Instruktur Perindustrian yang diikuti oleh 46 orang Peserta dari kejuruan produksi Tekstil, Teknik Tekstil dan Kimia Tekstil yang berasal dari Balai-Balai Diklat dan Politeknik dibawah Kementerian Perindustrian.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan kompetensi teknis dan metodologi bagi instruktur, tujuannya agar dapat melaksanakan pelatihan yang berkualitas dan juga dilaksanakan sebagai persyaratan peserta untuk dapat diangkat ke dalam jabatan fungsional instruktur,” kata Direktur Instruktur Tenaga dan Pelatihan Kemenaker, Syamsi Hari.

Sesuai ketentuan PermenPANRB No. 82 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Instruktur, sebagian peserta telah dilantik sebagai Instruktur terlebih dahulu. Untuk peserta terdiri dari nomor unit kerja Balai Diklat Industri Jakarta berjumlah 7 peserta, Balai Diklat Industri Padang 5 peserta, Politeknik STTT Bandung 13 peserta, Akademi Komunitas-Tekstil Solo 9 peserta, Balai Diklat Industri Makassar 1 peserta, BPIPI Sidoarjo 7 peserta, Surabaya 3 peserta dan Yogjakarta 1 peserta.

“Jika dilihat dari latar belakang pendidikan peserta memiliki jenjang pendidikan S1, namun untuk peserta D3 masih dapat mengikuti Dikdas karena sebagian dari mereka juga sudah dilantik sebagai Instruktur,” jelasnya

Baca Juga:  Proyek Becakayu Akan dilanjutkan, Masyarakat Diminta Waspada Kemacetan

Untuk kurikulum, kata Syamsi Hari, berdasarkan pada program Dikdas kejuruan Garmen Apparel. Materi yang diterima oleh peserta adalah materi Teknis dan Metodologi. Materi teknis direncanakan dilaksanakan didua tempat, yaitu Politeknik STTT Bandung sebanyak 27 orang peserta dan Politeknik Akademi Komunitas Solo 22 orang peserta.

“Namun, karena perkembangan situasi pandemi Covid-19 yang belum memungkinkan, maka telah dilaksanakan penyampaian materi teknis terlebih dahulu secara online yang berakhir pada tanggal 1 September dan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi (UJK) Teknis di Bandung dan Solo. UJK Teknis di Bandung oleh LSP Tekstil Bandung dan UJK Teknis di Solo oleh LSP Garmen Jakarta,” jelasnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan materi Teknis 206 JP pada tanggal 3 Agustus-2 Oktober 2021, dilaksanakan di Politeknik STTT Bandung dan Akademik Komunitas Tekstil Solo. Pelatihan teknis terdiri dari tiga bidang, yaitu produksi Garmen, Kimia Tekstil dan Teknik Tekstil.

Pelatihan dasar dilanjutkan dengan materi metodologi dan non unit kompetensi sebanyak 200 JP dari tanggal 4 oktober-2 November 2021 terbagi dalam yang dilaksanakan tanggal 4-16 Oktober 2021 secara virtual. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan tanggal 20-21 Oktober 2021 di BDI Yogjakarta.

Evaluasi penyelenggaraan pelatihan, panitia telah melaksanakan evaluasi terhadap penyelenggara pelatihan, meliputi evaluasi terhadap pengajar dan evaluasi penyelenggara.

“Evaluasi terhadap pengajar dilihat dari beberapa aspek penguasaan materi, sistematika penyajian, ketepatan waktu, penggunaan metode, sikap perilaku, cara menjawab pertanyaan peserta, pengguna bahasa serta kerjasama antar pengajar,” tukasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi
Akses Ditutup Total, Proyek Jalan Burangkeng–Ciledug Bikin Pedagang Kehilangan Penghasilan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Berita Terbaru