KOTA BEKASI, Mediakarya – Sebagai penyangga Ibukota, jumlah warga yang membutuhkan hunian pun terus meningkat. Seiring banyaknya minat warga terhadap hunian tersebut, hunian vertikal saat ini menjadi primadona hunian bagi warga di Kota Bekasi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menuturkan, saat ini mayoritas hunian di Kota Bekasi harus mengarah kepada vertikal.
“Sudah mengarah ke hunian vertikal, kalau horizontal sudah tidak ada lagi,” ucapnya singkat, Jumat (19/11/2021).
Sambung Wali Kota, hal ini bukan hanya dilatarbelakangi oleh menyiasati keterbatasan lahan saja, melainkan tingkat kepadatannya sendiri sudah mencapai angka 16.000 ribu, jadi sudah tidak memungkinkan lagi membangun hunian horizontal tersebut.
“Bukan hanya menyiasati keterbatasan lahannya saja, karena di Kota Bekasi sendiri jumlah kepadatan huniannya sudah mencapai 16.000 ribu dan sudah tidak mungkin lagi landed,” tegasnya.
Terpisah, tenaga pendidik jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 6 Bekasi, Parlin mengatakan, tren bangunan vertikal di Kota Bekasi saat ini merupakan alternatif hunian yang sangat cocok bagi warga Kota Bekasi melihat keterbatasan lahan yang ada.
Parlin mengungkapkan, konsep hunian vertical building tersebut sangat cocok diterapkan di Kota Bekasi bagi warganya.
“Konsep hunian vertikal ini sangat cocok digunakan di Kota Bekasi. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah ketika banyaknya bangunan vertikal ini proses perawatannya memiliki standar khusus yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR dan aspek tersebut harus diperhatikan,” pungkasnya. (apl)











